Friday, 05 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

Satgas COVID : Devisiasi Kasus Corona Makin Kecil, Mendekati Kondisi Real

Potensi under reported tentu ada. Tetapi dari waktu ke waktu sudah berubah sangat cepat dan baik sehingga keterlambatan data di dalam daerah ke pusat itu semakin lama semakin kecil deviasinya

Aisyah Isyana - 27/01/2021 13:27

Beritacenter.COM - Satgas Penanganan COVID-19 menyinggung soal masih adanya potensi kasus COVID-19 yang masih belum dilaporkan. Kendati begitu, Satgas memastikan upaya perbaikan data kasus Corona yang telah menembus angka 1 juta terus dilakukan. Bahhkan, semakin lama devisianya data kasus Corona semakin kecil.

"Potensi under reported tentu ada. Tetapi dari waktu ke waktu sudah berubah sangat cepat dan baik sehingga keterlambatan data di dalam daerah ke pusat itu semakin lama semakin kecil deviasinya," ujar Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Baca juga :

Wiku menyebut jumlah kasus virus Corona di tanah air yang sudah terdata makin mendekati kondisi nyata. Dengan begitu, artinya devisiasi data secara statistik sudah semakin kecil. Selain itu, Wiku memastikan pemerintah juga melakukan upaya perbaikan penanganan, pelacakan, dan pengujian.

"Jadi kondisinya relatif kondisi real, kemudian 3T itu memang tantangan negara sebesar Indonesia. Pemerintah sudah melakukan upaya perbaikan dari menambah jumlah laboratorium rujukan, tracing, dan tracing memerlukan SDM dan manajemen yang baik. Treatment juga gitu, kita lakukan penambahan jumlah tempat tidur khusus untuk (pasien) COVID yang sekarang dilakukan Kemenkes," ujar Wiku.

Wiku menjelaskan, dalam kondisi sekarang jumlah kasus aktif virus Corona di Indonesia sekitar 100ribu. Dari total 1 juta kasus Corona yang terkonfirmasi sejauh ini, sebanyak 80 persen diantaranya dinyatakan sembuh.

"Angka yang terkonfirmasi atau pernah terkonfirmasi positif totalnya sekarang angka 1 juta tersebut, sebenarnya 820 ribu lebih adalah sembuh. Jadi, sebenarnya dengan angka iyang fatal. Tetapi, secara prinsip, kita ketahui jumlah kasus aktif yang sekarang 100 ribu lebih dan inilah menjadi tugas kita untuk bisa ditangani di RS dan sembuh," ucap Wiku.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Ri, Budi Gunadi Sadikin menyinggung soal kasus Corona yang telah menembus angka 1 juta. Budi menyebut hal itu sebagai renungan bersama dan momen kita untuk berduka. Mengingat banyak keluarga dan kerabat yang wafat karena Corona. Bahkan, lebih dari 600 tenaga kerja kesehatan yang gugur.

"Hari ini adalah hari dimana jumlah orang yang terpapar COVID-19 di Indonesia menembus angka 1 juta orang. Angka ini memiliki makna dua hal yang harus kita sadari, angka ini membuat kita harus merenung. Dan ada dua momen penting yang harus kita sadari. Momen yang pertama adalah, saatnya kita untuk berduka," ujar Budi dalam konperensi pers yang disiarkan melalui youtube Setpres, Selasa (26/1/2021).

"Karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan juga yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini. Dan mungkin sebagian dari keluarga dekat, teman dekat kita juga sudah meninggalkan kita," kata Budi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA