Tuesday, 09 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

Ini Penyebab Emak-emak Ngamuk ke Anggota TNI

Anas Baidowi - 24/01/2021 09:12

Beritacenter.COM - Sosial media tengah digemparkan dengan video seorang emak-emak ngamuk saat ditegur anggota TNI.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Jalan Rajawali, Kecamatan Bungbulang, Garut, Jumat (22/1/2021). Saat itu ibu berinisial Im (51) itu diingatkan agar menggunakan masker.

Video emak-emak yang diduga memiliki gangguan jiwa itu tersebar via WhatsApp di kalangan warga Garut.

Video berdurasi 20 detik itu memperlihatkan seorang emak berambut pirang memaki-maki petugas Dishub dan TNI yang berjaga di sana.

"Di dunia ini hanya satu Allah. Kamu jangan larang saya," terdengar jelas ucapannya dalam video tersebut.

Kejadian itu berlangsung saat petugas gabungan melakukan operasi yustisi Covid-19.

"Kejadiannya saat itu kami petugas gabungan sedang melaksanakan Operasi Yustisi untuk mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan," kata Kapolsek Bungbulang Iptu Endang Mulyana

Saat operasi sedang berlangsung, petugas melihat sejoli menunggang motor. Lantaran sang ibu terlihat tidak menggunakan masker, petugas lantas memberhentikan keduanya dan mengingatkan.

"Namun saat diingatkan si ibu ini tidak terima dan marah-marah. Kemudian dia memaki-maki personel dari Dishub dan Babinsa," katanya.

Emak-emak ngamuk itu akhirnya bisa ditenangkan setelah pria yang memboncengnya turun tangan.

Polsek Bungbulang kemudian menelusuri identitas emak-emak ngamuk itu. Hasil penelusuran polisi, emak berinisial Im itu ternyata mengalami gangguan kejiwaan.

"Berdasarkan hasil penelusuran, yang bersangkutan ternyata mengalami gangguan kejiwaan," katanya.

Endang menambahkan, pihaknya telah mengunjungi keluarga emak-emak yang berasal dari Cikalong, Bungbulang itu. Selain itu, kepastian tentang kondisi kejiwaan Im juga diketahui setelah adanya keterangan dari pihak Puskesmas setempat.

"Berdasarkan keterangan dari dokter Puskesmas, yang bersangkutan terdata sebagai orang yang memiliki gangguan kejiwaan," tutup Endang.

 

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA