Friday, 05 Mar 2021
Temukan Kami di :
Opini

Letak Gagal Faham Pandji Soal FPI, NU dan Muhammadiyah

Indah Pratiwi - 23/01/2021 07:08 Oleh : Aji Prasetyo

Aji Prasetyo: Apa yg diomongin Pandji itu bukan penelitian Pak Tamrin. Sebelumnya ada pengamat sosial menulis kritikan itu. Aku lupa namanya. Meskipun Pandji cerdas, dia gagal memahami beberapa hal.

Pertama, pertolongan FPI yg kayak gitu cuma berlaku buat warga Petamburan dan sekitarnya. Apa cabang FPI di daerah lain melakukan hal yang sama? Tidak. Ketua FPI Jawa Tengah saja malah terjerat kasus penipuan kok.

Kedua: nolong umat yang kesusahan kayak gitu juga dilakukan kyai2 kampung yang rejekinya berlimpah karena pesantrennya besar. Mereka jadi solusi bagi berbagai masalah warga sekitarnya. Bayarin sekolah, ongkos RS, dsb. Nah, para kyai ini meskipun NU tapi tindakannya atas nama nilai moral semata, bukan atas nama organisasi. Tahu kenapa?

Warga NU di desa kalo ada masalah sowannya ke kyai, bukan ke kantor NU

Kalo Muhammadiyah itu lebih unggul di manajemen. Strukturnya rapi dan solid. Makanya bisa bikin kampus besar, RS, hotel dll. Membuat mereka menjadi salah satu ormas terkaya. Dalam mengucurkan dana amal pun mereka sangat terstruktur dan gila2an.

Kalo mau memuji bahwa FPI lebih hebat dari kedua ormas Islam ini, tuh Kemenag pegang data berapa banyak sekolah, lembaga usaha dan panti asuhan yang dibangun oleh yayasannya NU dan Muhammadiyah. FPI bikin gak? Kalopun iya, berani beradu jumlah?

Lantas yang bilang rumah ulama NU terlalu berpagar bagi warga itu siapa? Paling itu kembangannya Pandji sendiri yang asal njeplak. Para kyai kampung dihormati karena totalitasnya melayani warga yg datang kepadanya. Pandji mana tau soal itu.

Aji Prasetyo: Kamu kan lihat sendiri selama bergaul sama aku. NU secara organisasi memang kalah rapi sama Muhamadiyah. Karena NU itu ormas yang sangaat cair. Yang fungsi organisatoris ada, yang "fungsi organisme" ada. Dan ini yang jadi ujung tombak malahan. Gus Mus itu tokoh NU yang sangat berpengaruh. Tapi mana ada nama dia di struktur organisasi?

Jadi bedakan NU sebagai ormas dan NU sebagai identitas budaya. Pandji mencampurkan itu, dan dengan lugunya membandingkannya dengan FPI.

Sumber : Status Facebook Aji Prasetyo




Berita Lainnya

Mampukah Saya Jadi Jokowi ?

04/03/2021 13:30 - Indah Pratiwi Budi

Nikel Indonesia Kendalikan Dunia

04/03/2021 09:23 - Indah Pratiwi

Demokrat Di Persimpangan Jalan

03/03/2021 19:03 - Indah Pratiwi

Kisah Cinta Rakyat dengan Pemimpinnya, Ada yang Cemburu

03/03/2021 14:36 - Indah Pratiwi Budi

Yang Mau Adu Domba Jokowi dan NU, Gigit Jari

03/03/2021 13:44 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA