Friday, 05 Mar 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Sistem Tilang di Jalan Akan Dihapus, Begini Tanggapan Pengamat Transportasi...

Baharuddin Kamal - 21/01/2021 14:46 Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Beritacenter.COM - Pengamat Transportasi Yayat Supriatna mengapresiasi langkah Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit yang hendak meniadakan sistem tilang lapangan oleh anggota kepolisian. Menurutnya, hal tersebut kan mengurangi negoisasi antara anggota dan pelanggaran lalulintas.

"Bagus, agar tidak terjadi namanya ruang negoisasi. Tidak ada kesan polisi selalu mencari kesalahan, tidak ada kesan jelek masyarakat kepada polisi," kata Yayat, Kamis (21/1/2021).

Yayat mengatakan, meniadakan sistem tilang lapangan oleh anggota kepolisian dan menggantinya dengan penegakan hukum berbasis elektronik (ETLE) bisa mengurangi negoisasi antara anggota pelanggaran lalulintas.

"Kenapa ada petugas karena tingkat disiplin rendah, kenapa rendah karena aturan bisa dinego dengan petugas. Kenapa petugas mau diajak? Karena ruang negoisasi. Petugas kadang memberikan celah," jelasnya.

Dia menilai sistem tilang elektronik tidak serta Merta dapat langsung dilakukan. Perlu adanya elaborasi dan kota percontohan untuk menerapkan sistem tersebut.

“Kemudian, khusus lalu lintas. Penindakan pelanggaran lalin, secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektoronik atau biasa disebut ETLE,” kata Listyo Sigit Prabowo dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Sebelumnya diketahui, Calon Kapolri Komjen Sigit Listyo Prabowo akan meniadakan sistem tilang di lapangan dan digantikan dengan ETLE. Hal ini bertujuan untuk mengurangi interaksi dalam proses penilangan, guna menghindari terjadinya penyimpangan saat anggota melaksanakan proeses tersebut. Karena itu, dia menegaskan bahwa saat polisi lalin turun ke lapangan, mereka hanya mengatur lalin yang macet dan tidak perlu lakukan tilang.

“Ke depan, saya harapkan anggota lalin turun ke lapangan, kemudian mengatur lalin yang sedang macet, tidak perlu melakukan tilang,” tegas Kabareskrim itu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA