Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

Pemkab Cirebon Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari, Pasca Banjir di 7 Kecamatan

Aisyah Isyana - 20/01/2021 00:21

Beritacenter.COM - Hujan deras yang melanda di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, belakangan ini berimbas terjadinya banjir yang merendam tujuh kecamatan. Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari.

"Bupati Cirebon telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan di Cirebon, Selasa (19/1/2021).

Baca juga :

Alex mengatakan, penetapan status tanggap darurat bencana itu tertuang dalam surat bernomor 360/98/BPBD yang ditandatangani langsung Bupati Cirebon Imron. Isi surat itu menjelaskan soal bencana banjir yang melanda 7 kecamatan dan status tanggap darurat diberlakukan selama 14 hari, terhitung sejak 17-30 Januari 2021.

"Untuk melaksanakan pasal 21 ayat 1 huruf b, pasal 23 ayat 2 Peraturan Pemerintah RI Nomor 21/2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana, Bupati Cirebon telah menetapkan status tanggap darurat bencana," katanya.

Sementara tujuh kecamatan yang terendam banjir berdasarkan data yang didapat, yakni Kecamatan Kapetakan, Kecamatan Suranenggala, Plered, Klangenan, Tengahtani, Gunungjati dan Kecamatan Susukan.

Banjir yang terjadi di tujuh kecamatan itu telah merendam sebanyak 6.752 rumah warga setempat. Ketinggian banjir yang merendam rumah warga mencapai setengah meter hingga satu meter.

"Namun saat ini ada beberapa kecamatan yang air sudah surut dan ada juga mulai surut," tuturnya. Dikutip Antara.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA