Friday, 16 Apr 2021
Temukan Kami di :
Nasional

KKP Pastikan Izin Penangkapan Ikan Hanya untuk Kapal Nelayan Indonesia

Lukman Salasi - 19/01/2021 11:24

FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan izin penangkapan ikan sepenuhnya hanya untuk kapal nelayan Indonesia. Tidak ada izin penangkapan ikan untuk kapal asing yang diterbitkan.

Dalam keterangan resmi KKP, Senin (18/1) disebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 5.534 unit kapal perikanan yang memiliki izin pusat (>30 GT) merupakan kapal perikanan buatan Indonesia.

"Sampai saat ini bahkan belum pernah ada kapal asing yang mendapatkan izin beroperasi di Papua atau WPPNRI 718. Tidak hanya di Papua, kita sama-sama ketahui penangkapan ikan di perairan Indonesia untuk nelayan kita sendiri," jelas Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zaini.

Penjelasan Zaini tersebut menanggapi pemberitaan terkait isu kapal asing baru-baru ini. Ia menerangkan kapal asing adalah kapal yang mengibarkan bendera selain bendera Indonesia. Sedangkan kapal eks asing (buatan luar negeri) adalah kapal yang dibuat di luar negara Indonesia (luar negeri) namun status hukumnya telah berbendera Indonesia.

"Kita pastikan jangankan kapal asing, kapal buatan luar negeripun belum ada yang mendapatkan izin operasi menangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia. Kita sangat terbuka terkait perizinan yang saat ini dapat diakses secara online, silakan dapat dicek prosesnya di laman KKP," tegasnya.

Perlu diketahui, KKP telah dan terus memerangi kegiatan penangkapan ikan secara ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak sesuai peraturan perundang-undangan. Beberapa langkah yang dilakukan yaitu melakukan uji tuntas perizinan perikanan tangkap, penggunaan vessel monitoring system (VMS), pencatatan hasil perikanan dengan logbook penangkapan ikan, penempatan petugas pemantau di atas kapal perikanan hingga melakukan operasi pengawasan di laut baik oleh Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) maupun dengan bekerja sama dengan institusi penegak hukum lainnya.




Berita Lainnya

Ramadhan Bulan Perdamaian

16/04/2021 16:24 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA