Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

BMKG Peringati Masyarakat soal Potensi Bencana Hidrometeorologi di Jabar

Aisyah Isyana - 18/01/2021 20:57

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan waspada potensi bencana hidrometeorologis di Jawa Barat. Peringatan itu berlaku hingga puncak musim hujan berakhir, yakni April-Mei 2021.

"Potensi hujan lebat dan sangat lebat memicu becana hidrometeorologis masih terdeteksi di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Barat," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi (Datin) BMKG Kelas I Bogor Hadi Saputra, Senin (18/1/2021)..

Baca juga :

Adapun yang dimaksud bencana Hidrometeorologis adalah bencana yang dipengaruhi faktor cuaca di suatu daerah. "Dampak hujan sedang hingga sangat lebat dapat menyebabkan gangguan sosial yang langsung di rasakan masyarakat," ujarnya.

Gangguan itu dapat berupa rusaknya rumah dan bangunan hingga sulitnya akses jalan untuk dilintasi kendaraan dan membuat kelompok masyarakat terisolir. Selain itu, masyarkat kehilangan mata pencarian, hewan ternak terdampak hingga jembatan rendah tak bisa dilintasi.

Gangguan lalu lintas karena jalan utama terendam banjir atau ditutup juga termasuk salah satu dampak bencana Hidrometeorologis. Alhasil, dapat terjadi kerusakan pada jalan dan jembatan, gangguan skala sedang dan jangka menegah pada layanan air bersih-minum, listrik dan gas.

"Gangguan skala sedang dan jangka menengah pada operasional sekolah dan rumah sakit, mulai terjadi kerusakan pada tanggul-tanggul sungai. Terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah. Volume aliran sungai meningkat/banjir," ucap Hadi.

Bencana Hidrometeorologis juga berimbas kerusakan pada sebagian tanaman, pendangkalan pada sungai, dan bendungan hingga tak berfungsi, dan terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala menengah. Kondisi cuaca buruk juga akan menggangu transpotasi publik.

"Penerbangan pesawat dibatalkan atau ditunda, perjalanan kereta dibatalkan, gangguan pada kegiatan di pelabuhan (kapal, perikanan), terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah, aliran banjir berbahaya dan menganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah," jelasnya.

Menyikapi hal itu, BMKG mengimbau masyarkat agar tetap tenang dan selalu waspada, serta terus memantau dan berbagi informasi ke tetangga sekitar rumah serta update di media sosial.

"Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan. Tidak beraktivitas di luaf rumah jika tidak mendesak dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA