Monday, 18 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Sekjen MUI Setelah Divaksin : Saya Tak Ada Keluhan, Insyaallah Imun Diperkuat Allah

Aisyah Isyana - 13/01/2021 17:18

Beritacenter.COM - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Amirsyah Tambunan menjadi salah satu orang yang turut diundang untuk mengikuti serangkaian vaksinasi COVID-19 di Istana. Setelah disuntik vaksin, Amirsyah mengaku tak mengalami keluhan apapun.

"Saya tidak ada keluhan, alhamdulillah sebelum divaksin, saya dicek dulu, bagaimana gula darahnya, kolesterol dan segala macam, saya dalam kondisi sehat walafiat. Semoga Allah memberikan kesehatan kepada kita semua dan kita terhindar dari COVID-19," ucap Amirsyah usai disuntik vaksin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021).

Baca juga :

Amirsyah juga turut mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan untuk bersama merangkul tokoh masyarkat, tokoh agama dan semua pihak untuk mensosialisasikan vaksin COVID0-19. Meski sudah ada vaksin, Amirsyah juga meminta masyarkat untuk senantiasa patuh dan menerapkan protokol kesehatan.

"Langkah sosialisasinya, tentu pemerintah dan semua stakeholder harus mengajak tokoh-tokoh masyarakat, ada ulama, ada tokoh pendidik, tokoh masyarakat, adat dan segala macam. Ini perlu disosialisasikan dengan sebaik-baiknya, agar masyarakat paham. Nah dalam konteks itu tetap harus menjaga protokol kesehatan," ujar Amirsyah.

"Jaga jarak, termasuk cuci tangan, pakai masker, olahraga yang cukup, jangan panik, kemudian kita doa dan tawakal. Terakhir, tentu dengan iman, yakin kita Allah akan beri kesembuhan, kemudian aman. Insyaallah imun kita diperkuat oleh Allah," sebutnya.

Sekedar diketahui, MUI sebelumnya juga mengeluarkan tausyiah terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19 Sinovac. Dalam hal ini, MUI mendukung penuh upaya pemerintah menggunakan vaksin hala demi memutus rantai penyebaran virus Corona.

"Mendukung program vaksinasi COVID-19 yang menggunakan vaksin halal--dalam tahap ini Vaksin COVID-19 produksi Sinovac Life Science Co. Ltd dan PT.Bio Farma (Persero)--sebagai salah satu ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah semaksimal mungkin terjadinya penularan wabah COVID-19 di tengah masyarakat," demikian bunyi salah satu poin tausiyah MUI.

Selain itu, MUI juga mendorong pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksin COVID-19. Edukasi ini perlu melibatkan sejumlah elemen masyarakat.

"Meminta pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai peredaran COVID-19. Sosialisasi dan edukasi perlu dilakukan secara persuasif, melibatkan seluruh elemen dari berbagai latar belakang, termasuk elemen tokoh keagamaan sehingga ada kesadaran yang utuh mengenai pentingnya vaksinasi serta tentang halal dan thayyib-nya vaksin COVID-19 produk Sinovac Life Science Co. Ltd. dan PT Bio Farma (Persero) yang akan digunakan," tulis MUI.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA