Monday, 18 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Berhasil Ditemukan

Aisyah Isyana - 12/01/2021 20:54

Beritacenter.COM - Kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, sudah ditemukan. Black box yang berisi data-data yang dapat mengungkap insiden jatuhnya SJ182 itu langsung dibawa ke daratan.

Black box yang ditemukan tim gabungan itu kemudian diangkut menggunakan KRI Rigel ke Posko JICT, Tanjung Priok. Tim pencari menemukan kotak hitam pesawat Sriwijaya Air itu di sekitar Pulau Laki-Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, sekira pukul 16.20 WIB, seperti dilansir Antara, Selasa (12/1/2021).

Baca juga :

Adapun yang dimaksud black box atau kotak hitam merupakan istilah umum yang digunakan didunia penerbangan. Black box digunakan untuk mereka data selama pesawat diterbangkan. Black box terdiri dari dua kombinasi perangkat CVR (Cockpit Voice Recorder) atau percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR (Flight Data Recorder) atau rekaman data penerbangan.

Sekedar diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menghadap ke Presiden Jokowi guna melapor soal evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ182. Presiden Jokowi meminta agar pencarian black box Sriwijaya Air dapat lebih dipercepat,

"Dari laporan itu, Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk mengkoordinasikan dengan cepat proses pencarian dari tubuh korban dan juga mempercepat proses dari pencarian black box. Insyaallah apa yang menjadi perintah Pak Presiden akan kami lakukan dan sore nanti saya diminta ke Priok untuk memastikan apa yang diperintahkan dilaksanakan dengan baik," ujar Menhub Budi dalam siaran di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/1/2021).

Jokowi juga meminta Menhub untuk mengkoordinasikan layananan dan menjamin hak-hak keluarga korban Sriwijaya Air SJ182. Mengub Budi juga menyebut telah memanggil pihak maskapai dan Jasa Raharja terkait santuna korban Siriwijaya.

"Yang kedua, presiden meminta saya untuk mengoordinasikan proses layanan kepada keluarga korban dengan sebaik-baiknya, dan juga memberikan pendampingan diperolehnya hak-hak dari pada keluarga korban sehingga segala sesuatu yang merupakan hak diselesaikan dengan baik dan cepat," ungkap Budi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA