Friday, 05 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

Komisi III soal Calon Kapolri : Konsep Kami, Senin atau Selasa Kalau Bisa Fit and Proper Test

Kalau bisa, Senin atau Selasa sudah bisa fit and proper test, itu konsep kami

Aisyah Isyana - 12/01/2021 16:45

Beritacenter.COM - Prihal calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis, Ketua Komisi III DPR Herman Hery berharap agar Surat Presiden (Surpres) Joko Widodo (Jokowi) dapat segera masuk. Setelah Surpres masuk ke DPR, maka Komisi III berencana untuk segera menggelar fit and proper test calon Kapolri pekan depan.

"Dalam rancangan kami, kami berharap kalau bisa dalam minggu ini surat masuk, kemudian dibawa ke Bamus, aturan sudah tidak perlu ke paripurna lagi. Segera dari Bamus (Badan Musyawarah DPR) ada penugasan kepada Komisi III, kalau bisa hari Kamis kami sudah bisa mengundang RDPU dengan Kompolnas dan PPATK hari Kamis nanti. Itu jadwal kami tadi hasil rapat internal," kata Herman Hery di kompleks gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Baca juga :

Adapun wacana itu berdasarkan hasil pertemuan internal Komisi III DPR RI hari. Jika nanti lancar, Herman berharap uji kelayakan atau fit and proper test calon Kapolri dapat segera digelar di Senayan pada Senin atau Selasa pekan depan.

"Kalau bisa, Senin atau Selasa sudah bisa fit and proper test, itu konsep kami," ucapnya.

Sementara soal alasan rangkaian penunjukkan calon Kapolri yang terbilang padat, disebut Herman terjadi karena masa sidang kali ini cukup ringkas sehingga diperlukan gerak tangkas.

"Karena masa sidang kami pendek sekali hanya 29 hari. Jadi kami coba menyesuaikan semua acara. Tentu kami berharap, kalau bisa besok sudah masuk suratnya, tapi itu kan kewenangan presiden, kami tidak bisa apa-apa," imbuh Herman.

Sekedar diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis akan segera mameasuki masa pensiun pada akhir Januari mendatang. Sudah ada lima nama kandidat Kapolri yang diajukan ke Presiden, yakni Gatot Edy Pramono, Boy Rafly Amar, Listyo Sigit Prabowo, Arief Sulistyanto dan Agus Andrianto.

Kedepannya, Presiden Jokowi akan segera memilih nama kandidat calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Setelah nama calon Kapolri dipilih, nantinya akan segera diajukan ke DPR melalui surat presiden (Surpres).

"Cara khas yang sering dilakukan Presiden dalam memilih pejabat: Meminta dibuatkan 5 draf surat pengusulan yang berisi nama-nama yang berbeda. Pada saat yang tepat beliau tandatangani salah satu, sedang draf surat yang tidak ditandatangani dimusnahkan. Jadi tak ada yang tahu kecuali setelah diumumkan secara resmi," kata Menko Polhukam, Mahfud MD, lewat akun Twitter @mohmahfudmd, Selasa (12/1).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA