Saturday, 23 Jan 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Begini Cara KKP Kembangkan Kabupaten Bombana Jadi Kawasan Pesisir Tangguh

Lukman Salasi - 11/01/2021 11:49

FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatakan beberapa persoalan di kawasan pesisir di Indonesia turut memberikan andil terhadap tingginya kerentanan bencana alam dan perubahan iklim di kawasan pesisir.

Khusus di pesisir Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara perubahan garis pantai yang disebabkan perubahan alih fungsi mangrove kerap mengakibatkan banjir pesisir (rob) dari laut.

Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) tengah melaksanakan program Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT) di tiga desa yang terdapat di Bombana.

Plt. Dirjen PRL TB. Haeru Rahayu yang biasa disapa Tebe mengatakan bahwa Program PKPT merupakan implementasi pengelolaan pesisir terpadu skala kecil, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kawasan pesisir, kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana dan perubahan iklim, memfasilitasi sarana prasarana dan pentingnya meningatkan kemampuan usaha sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir menjadi lebih baik lagi.

“Program PKPT yang dilakukan adalah wujud intervensi KKP dalam penguatan di wilayah pesisir di Indonesia,” ujar Tebe di Jakarta dalam rilis resmi KKP, Senin (11/1/2021).

Tebe menjelaskan, saat ini PKPT fokus pada tiga aspek. Pertama, aspek manusia, yaitu KKP melakukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana dan dampak perubahan iklim yang terjadi. Kedua, aspek siaga bencana dan perubahan iklim. Pada aspek ini, KKP membangun sarana – prasarana siaga bencana.

“Terakhir ada aspek kelembagaan yang bertujuan agar masyarakat dapat aktif dan mandiri dalam organisasi,” jelasnya.




Berita Lainnya

Satu Anggota TNI Gugur Ditembak OPM Papua

22/01/2021 14:50 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA