Saturday, 23 Jan 2021
Temukan Kami di :
Peristiwa

Kasubdit Cyber Polda Papua Dikeroyok Puluhan Mahasiswa Hingga Kritis di Sleman, Begini Kronologinya

Anas Baidowi - 11/01/2021 09:35 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok oknum mahasiswa di Sleman, Yogyakarta, Minggu (10/1/2021). Akibatnya, Kompol Suheriadi saat ini dalam keadaan kritis.

Salah satu sumber mengatakan, Kejadian itu berawal saat penangkapan tersangka kasus ITE yang merupakan oknum mahasiswa Papua atas nama Christian Penus Tabuni. Penangkapan itu dilakukan oleh personel gabungan yang dipimpin Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi dan didampingi oleh sejumlah personel dari Polda DIY.

"Pada hari Minggu tanggal 10 Januari 2021 sekitar pukul 02.30 wib bertempat di kontrakan mahasiswa Papua Lani Jaya Dusun Jagalan Tegaltirto Berbah Sleman telah terjadi penyerangan terhadap anggota kepolisian yang akan melakukan penangkapan mahasiswa Papua," kata sumber resmi di kepolisian, Minggu (10/1/2021).

Sebelum penangkapan, personel Polda Papua melaksanakan negosiasi dengan mahasiswa Papua. Namun dari pihak mahasiswa mengulur-ulur waktu sambil menghubungi teman sesama mahasiswa.

"Kemudian sekitar pukul 02.30 WIB kelompok mahasiswa Papua sekitar 20 orang yang datang menggunakan satu mobil dan dua motor langsung melakukan penyerangan terhadap petugas," katanya.

Karena para personel dari kepolisian kalah jumlah, mereka pun berlarian ke arah Citrasun Garden Yogyakarta.

"Namun informasinya rombongan sempat terpisah yang menyebabkan Kasubdit Cyber Polda Papua Kompol Suheriadi dikeroyok oleh rombongan mahasiswa Papua," ujarnya.

Akibat kejadian ini, kondisi Kompol Suheriadi luka serius dan dalam kondisi kritis. Saat ini korban dalam perawatan intensif pada salah satu rumah sakit di Yogyakarta.

Kapolsek Berbah, Sleman Kompol Eko Wahyu membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan terhadap peresonel Polisi yang sedang menjalankan tugas itu. Meski demikian Kompol Wahyu belum memberikan keterangan jelas siapa pelaku pengeroyokan itu.

"Kejadian itu sudah ditangani Polda DIY," katanya, Minggu (10/1/2021).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA