Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Bekuk Pelaku Teror Pamer Kelamin, Polisi Dalami Keterkaitan Kasus Eksibisionis di Karawang

Kita akan lakukan pendalaman. Apakah pelaku ini terkait dengan kasus-kasus (eksibisionis) sebelumnya. Tapi hasil sementara, kasus di Cikampek berdiri sendiri

Aisyah Isyana - 07/01/2021 10:57

Beritacenter.COM - Polisi menangkap pria pelaku pamer alat kelamin dan aksi mastrubasi berinsiail M (30), di kediamannya di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (5/1) lalu. M merupakan pelaku pamer kelamin dan mastrubasi kepada ibu muda di Kabupaten Karawang.

"Pelaku awalnya mengelak dan berdalih hanya ingin buang air kecil. Namun akhirnya mengaku melakukan tindakan pornoaksi," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra di Mapolres Karawang, Rabu (6/1/2020).

Baca juga :

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara, sebagaiamana yang disangkakan dalam 36 juncto Pasal 10 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

"Karena pelaku mempertontonkan adegan pornoaksi di muka umum dan mengakibatkan korbannya trauma," ujar Rama.

Lebih lanjut, Rama menyebut pihaknya tengah mendalami kasus pamer kelamin yang meneror ibu muda di Kecamatan Kota Baru, Karawang tersebut. Polisi tengah menyelidiki apakah pelaku memiliki komunitas sesama pengidap kelainan seksual eksibisionis.

"Kita akan lakukan pendalaman. Apakah pelaku ini terkait dengan kasus-kasus (eksibisionis) sebelumnya. Tapi hasil sementara, kasus di Cikampek berdiri sendiri," jelasnya.

Sejatinya, kasus teror pamer alat kelamin yang meneror perempuan di Karawang, bukan kali pertama terjadi. Terdapat puluhan siswi dari tiga sekolah di kawasan Jalan Ahmad Yani, Karawang Barat, yang jadi korban pria mesum pamer kelamin di rentang tahun 2016-2019. Tak hanya siswi, bahkan teror pamer kelamin itu juga menimpa 6 geram perempuan.

"Makin banyak yang mengaku pernah jadi korban. Tidak hanya siswi, bahkan ada enam orang guru perempuan yang mengaku pernah jadi korban mereka. Sepertinya korban kejahatan ini cukup banyak," kata seorang wakasek salah satu SMP Negeri di Jalan Ahmad Yani, Karawang, melalui telepon, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, puluhan siswi pernah jadi korban pamer kelamin setahun yang lalu. Wakasek itu bahkan sampai mengumpulkan para siswi untuk mencai korban lainnya. "Setelah kita lacak, ternyata korbannya banyak," ujar dia.

"Para pelaku ada yang pakai motor, pura-pura jadi tukang ojek hingga ada yang menggunakan mobil minibus," wakasek itu menambahkan.

Guna memperketat pengawasan di lingkungan sekolah saat jam pulang sekolah, Wakasek itu berkoordinasi dengan perhimpunan dua sekolah lainnya. "Sebab, para pelaku selalu berhasil kabur dan di area ini tidak ada CCTV. Alhasil nomor kendaraan pelaku tidak terekam," kata dia.




Berita Lainnya

Polisi Tindak Tegas Dua Jambret di JPO Jakbar

16/01/2021 00:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA