Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
Opini

Konspirasi Busuk Jerman Datangi FPI: Jika Presiden Jatuh, Ekspor Biji Nikel Kembali Lancar

Indah Pratiwi Budi - 05/01/2021 09:21 Oleh : Suripman Prasetyo

Adanya skenario Uni Eropa terkait pemerintah Indonesia yang telah menyatakan Front Pembela Islam (FPI) sebagai ormas terlarang.

kedatangan diplomat Jerman ke markas FPI beberapa waktu lalu untuk mengetahui rute demo FPI haruslah dipertanyakan.

kedatangan mereka terkait adanya skenario besar yang diduga direncanakan Uni Eropa perihal pelarangan ekspor biji nikel.

Sangat naif jika kita percaya penjelasan Kedubes Jerman tersebut. Sebenarnya ada skenario besar yang bisa saja sedang di-create oleh Uni Eropa, yang berkaitan dengan keputusan Pemerintah Indonesia pada tanggal 30 Agustus 2019, tentang larangan ekspor bijih nikel yang dipercepat dua tahun dan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

keputusan pemerintahan Jokowi ini berdampak sangat luas kepada industri baja Uni Eropa. Sehingga tidak heran jika Uni Eropa memperkarakan Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.

Perlu diketahui bahwa Indonesia memproduksi sekitar 27 persen dari pasokan nikel global, sehingga keputusan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia tentang larangan ekspor bijih mentah tersebut telah berkontribusi pada kenaikan harga nikel

Terjadi kenaikan harga nikel dari sekitar USD 12.000 per ton, lalu beranjak naik terus hingga sekitar USD 16.975 per ton. Bahkan diperkirakan akan mencapai harga USD 20.000 per ton pada tahun ini.

Jerman sendiri, adalah salah satu negara penghasil baja terbesar di Uni Eropa selain Inggris. Kekosongan supply nikel dari Indonesia mau tak mau harus segera ditutupi.

kepanikan Uni Eropa--khususnya Jerman--untuk memperoleh pengganti supply nikel dari Indonesia bisa saja memicu konspirasi untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi melalui ormas Islam garis keras seperti FPI, dimana kemudian akan didudukan seorang Presiden boneka Uni Eropa di Indonesia.

Kemungkinan Jerman beranggapan bahwa FPI adalah organisasi mirip Moro Islamic Liberation Front yang tidak bersenjata tapi keras.

Skenario lain Uni Eropa adalah merangkul para pengusaha besar di Indonesia yang mempunyai jaringan luas untuk menjatuhkan pemerintah jokowi.

para Bohir ini sudah mempersiapkan calon pengganti Jokowi jika mampu dimakzulkan.

Karena yang sangat dibutuhkan oleh mereka adalah pemerintahan boneka ( siapa lagi kalau bukan Anies Baswedan ) dibawah kendali Uni Eropa atau Jerman yang berkomitmen untuk mengamankan suplai nikel Indonesia ke Uni Eropa.

Keputusan pemerintah menjadikan FPI sebagai ormas terlarang, bukanlah hanya sekadar menekan MRS dan FPI-nya bagi pemerintah MRS dan FPI hanya sebutir debu.

Melainkan peringatan kepada Uni Eropa untuk tidak mengutak-atik kebijakan pemerintah Indonesia dalam menata sumber daya alam-nya bagi kesejahteraan rakyat Indonesia

Untuk itu bagi segenap masyarakat yang ingin Negeri ini sejahtera dan maju..maka kita dukung Presiden Jokowi, jangan biarkan beliau sendirian.

Rakyat yg peduli dengan bangsanya sendiri akan bahu membahu berkontribusi menangkal propaganda mereka.


Salam Takzim

Sumber : Status Facebook Suripman Prasetyo




Berita Lainnya

Ganti Presiden? Ya Setuju

31/07/2021 10:05 - Indah Pratiwi

PMI Lagi Ngapain?

31/07/2021 07:01 - Indah Pratiwi

End Game Sudah "End" Sebelum Game

30/07/2021 15:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA