Thursday, 04 Mar 2021
Temukan Kami di :
Opini

Prabowo Sandi Jadi Pembantu Jokowi, Anies Jadi Pecundang Ormas Radikal

Indah Pratiwi Budi - 26/12/2020 07:00 Oleh : Salmin Khan

Saya lagi nggak ngomong bagaimana Jokowi rangkul lawan politiknya. Saya lagi nggak mau bahas itu. Karena kalau bicara kinerja, Prabowo ini minus, menteri pertahanan jadi tempat main-mainan dia. Menteri-menterian Prabowo ini nggak jelas.


Tapi yang paling bikin ngakak adalah kemudian Joko Widodo melantik Sandiaga Uno sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif. Memang sih si pembuat podcast di Spotify ini dikenal sebagai rival kuat Joko Widodo di tahun 2019 silam. Prabowo dan Sandi pernah jadi lawan politik Jokowi Amin.


Tapi sekarang malah jadi bawahan. Jadi sekali lagi, ini bukan urusan rangkul lawan politik. Tapi saya melihat ada yang jilat ludah sendiri. Dulu lawan politik, pakai narasi bahwa Jokowi jual Indonesia ke asing, aseng dan pribumi jadi kacung. Tapi sekarang mereka jadi pembantu presiden.


Sungguh Jokowi sedang mematahkan narasi-narasi busuk masa lalu yang dibuat oleh lawan politiknya. Pendukung Prabowo Sandi di tahun 2019 bikin hoax terlalu banyak. Amien Rais jadi mesin hoax. Menyebarkan hoax tentang Ratna Sarumpaet. Kemudian juga ada Prabowo lewat organ tubuh di bawah hidungnya, menyebarkan hoax Ratna digebukin.


Para mesin hoax ini satu per satu dibungkam. Prabowo yang paling pertama kena. Dia jadi menteri pertahanan. Kemudian Sandiaga Uno juga dibuat jadi pembantu. Ini adalah bukti bahwa semua fitnahan mereka ke Jokowi di tahun 2019, adalah hoax belaka.


Beberapa menteri yang diganti oleh Jokowi sangat signifikan. Meski beberapa masih saya nggak kenal dan belum jelas dia rekam jejaknya. Yang pasti dari kubu pecundang ada Prabowo dan Sandiaga Uno. Kubu nasionalis banteng dan pecinta NKRI ada Tri Risma Maharani Walikota Surabaya dan Gus Yaqut, ketum GP Ansor.


Menteri sosial harus diisi oleh kader banteng. Menteri agama harus diisi oleh NU. Mereka berdua juga menjadi sosok yang dinanti-nantikan gebrakannya. Risma adalah ibu yang memahami bagaimana mengurus warga Surabaya. Dengan pengalaman ini, Risma bisa mengurus bangsa ini lewat posisi mensos.


Sekarang ketika kita melihat menteri dengan kecocokannya, kita melihat juga bahwa susunan menteri Jokowi mulai membaik, kecuali si Prabowo yang nggak becus dan diam saat aksi sampah FPI ini bikin gaduh negara.


Tri Risma Maharani menjadi sosok menteri sosial, untuk memikirkan bangsa ini, memberikan perhatian sosial kepada mereka yang membutuhkan. Sedangkan Gus Yaqut bisa menghadirkan keadilan beragama bagi seluruh rakyat Indonesia. Menjalankan fungsinya sebagai orang yang menghadirkan rasa aman dalam beribadah, khususnya yang agamanya tidak dominasi.


Kedua orang ini bisa menjadi sosok yang memperkuat bangsa ini, lewat pembangunan manusia. Kita kembali ke kelompok pecundang, yakni Prabowo dan Sandiaga Uno. Kedua orang ini bisa menjadi menteri Jokowi. Prabowo dilantik di awal, dan belum ada wacana reshuffle.


Sedangkan Sandiaga Uno yang dikenal sebagai penista kubur, jadi menteri pariwisata dan ekonomi kreatif alias menparekraf menggantikan Wishnutama. Mungkin nanti akan ada pariwisata cemetery hoping? Wkwkwk. Anies teriris, miris tak berdarah.


Anies Baswedan dikenal sebagai mantan menteri pendidikan yang disuruh bantu Jokowi di tahun 2014. Tapi dalam setahun, dia dibuang Jokowi. Saya sudah tahu kalau Anies ini bukan orang baik. Dia orang gak jelas. Manipulatif, menghalalkan segala cara untuk ambisinya. Oportunis mutlak.


Isu SARA pun dibiarkan beredar. Makanya sebelum pendidikan Indonesia makin parah, Jokowi tendang dia. Dia akhirnya jadi pecundang di atas segala pecundang. Prabowo seengganya masih ada massa. Sandiaga setidaknya masih ada pengalaman bisnis. Sedangkan Anies? Mantan rektor yang dipilih lewat prosedur nggak jelas. Lalu nipu rakyat Indonesia lewat kampanye menteri pendidikan.


Di atas segalanya, saya salut dengan Joko Widodo. Mungkin menteri-menteri awal 2019-2024 adalah menteri hasil deal politik. Tapi sekarang, kelihatan mulai dikikis satu per satu. Meski yang diundang pecundang, kita melihat bahwa setidaknya masih ada latar belakangnya.


Dan posisi menteri bagi para pecundang dibuat tidak bisa terlalu berkuasa. Terima kasih Pak Jokowi, Anda sudah memberikan pendidikan politik mahal bagi bangsa ini. Tidak bisa dianggap enteng juga gerakan orang ini. Selamat untuk Risma dan Gus Yaqut. Semoga amanah. Bangsa ini membutuhkan Anda.


Selamat untuk Prabowo karena nggak dibuang kayak Anies. Selamat untuk Sandiaga karena nanti jadi menparekraf bisa bikin cemetery hoping.

 

Sumber : Status Facebook Salmin Khan

 




Berita Lainnya

Nikel Indonesia Kendalikan Dunia

04/03/2021 09:23 - Indah Pratiwi

Demokrat Di Persimpangan Jalan

03/03/2021 19:03 - Indah Pratiwi

Kisah Cinta Rakyat dengan Pemimpinnya, Ada yang Cemburu

03/03/2021 14:36 - Indah Pratiwi Budi

Yang Mau Adu Domba Jokowi dan NU, Gigit Jari

03/03/2021 13:44 - Indah Pratiwi Budi

Beratnya Menyandang Nama Jokowi

03/03/2021 13:18 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA