Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Tak Hanya Berupaya Memperkosa, Sekuriti di Jakbar Juga Ancam Dokter Muda

Aisyah Isyana - 25/12/2020 13:28

Beritacenter.COM - Sekuriti penganiaya dokter muda di Palmerah, Jakarta Barat, dibekuk polisi setelah melakukan upaya pemerkosaan. Pelaku bernama Abdul juga sempat mengancam korban agar tak melapor ke polisi, setelah percobaan perkosaan itu gagal.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi, pelaku mengancam korban sesaat setelah menganiaya korban. Abdul yang gagal memperkosa korban, kemudian mengancam dan menyebut baru akan melepaskan korban dengan syarat korban tak melapor ke polisi.

"Ketika melihat korban berdarah-darah, pelaku panik dan akhirnya mengancam akan melepaskan korban tapi ia harus segera pergi dan tidak melaporkan," kata Arsya saat dihubungi detikcom, Jumat (25/12/2020).

Setelahnya, pelaku kemudian menyeret korban kr luar parkiran hotel. Hal itu juga terekam kamera CCTV hotel tempat pelaku bekerja.

"Itulah kenapa dari CCTV kelihatan pelaku menyeret korban ke arah mobil dan menyuruh dia pergi. Harapannya korban takut dan tidak melapor. Namun, karena lukanya cukup parah, korban melaporkan hal tersebut," jelas Arsya.

Pelaku nekat menganiaya korban lantaran nekat melawan saat melakukan upaya pemerkosaan. Pelaku bahkan sudah berniat melukai korban, lantaran telah membawa kunci inggris.

Diberitakan sebelumnya, sekuriti hotel di Jakarta Barat sempat berupaya melecehkan dokter muda. Saat hendak mengantar korban ke tempat acara di hotel itu, AB sempat mencoba mencium korban namun gagal. 

"Kemudian, karena memang korban tidak bisa mengakses lift tanpa access card, maka diantar (pelaku) menggunakan access card dan di dalam lift, sempat terjadi upaya untuk melakukan pelecehan seksual. Pelaku mencoba mencium korban, korban menepis," ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Yulius Audie S Latuheru kepada wartawan, Kamis (24/12/2020).

"Pelaku marah, memukul korban, meminta uang kepada korban Rp 500 ribu. Karena ketakutan, menyerahkan dompet, 'silakan lihat saja'. Ternyata isi dompet Rp 150 ribu," ujarnya.

Audie menyebut pelaku sempat berupaya memperkosa korban di lantai 6 hotel itu. Kareena kesal korban terus melawan, pelaku yang gelap mata lantas memukul korban dengan kunci inggris.

"Di lantai enam, pelaku berusaha memperkosa korban, korban melawan. Pelaku marah, pukul korban dengan kunci inggris yang sudah dipersiapkan pelaku. (Pelaku) pukul sebanyak sembilan kali," ujar Audie.

Insiden nahas yang menimpa korban terjadi di salah satu hotel di Jakarta Barat, Minggu (20/12) lalu. Polisi menangkap pelaku tak lama setelah kejadian nahas itu terjadi.

"Saya, pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi pada Satreskrim Jakbar yang dalam waktu kurang dari 12 jam menangkap pelaku," kata Audie.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA