Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

Siapkan Modal Untuk Generasi Muda, KKP : Kami Tidak hanya Didik Mahasiswa Jadi PNS, Tapi Juga Pelaku Usaha

Baharuddin Kamal - 23/12/2020 12:38 Panen Udang Wirausaha Baru Binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan" di lokasi tambak kawasan Jatikontal, Purwodadi, Purwerejo, Jawa Tengah, Selasa (22/12/2020).

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak para pemuda untuk menjadi pelaku usaha. KKP juga telah menyiapkan modal untuk para generasi muda melalui pinjaman dana bergulir lunak dari LPMUKP.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Komjen Antam Novambar mengatakan, hal ini bertujuan supaya para generasi muda di Indonesia tidak hanya bercita-cita menjadi karyawan atau pegawai pemerintah.

"Tunjukkan bahwa generasi muda itu tidak hanya melulu bercita-cita jadi PNS, jadi polisi jadi tentara, tapi jadilah wirausaha," jelas Antam saat memberikan sambutan pada acara "Panen Udang Wirausaha Baru Binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan" di lokasi tambak kawasan Jatikontal, Purwodadi, Purwerejo, Jawa Tengah, Selasa (22/12/2020).

Antam menjelaskan, tambak udang yang saat ini tengah dipanen di kawasan Jatikontal merupakan milik pengusaha muda lulusan Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta, Kevin Ginting.

Dia mengatakan, Kevin mulai merintis tambak udang tersebut sejak 2017 dengan mengikuti program Wirausaha Muda atau New Entrepreneur yang digagas Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

Berbekal dana patungan senilai Rp150 juta Kevin dkk berhasil memiliki dua tambak udang di tahun pertama usahanya. Setahun kemudian Kevin pun sukses memperluas lahan tambaknya hingga menjadi 20 kolam pada tahun ini, setelah mendapat bantuan modal senilai Rp600 juta dari LPMUKP.

Dia menjelaskan, KKP tidak hanya mendidik para generasi muda untuk menjadi para calon pegawai, melainkan juga mencetak mahasiswa perikanan untuk menjadi SDM yang terampil.

"Maka Kevin dan kawan-kawan telah menjadi pionir," puji Antam.

Dia juga tak henti-hentinya mengajak kepada masyarakat luas untuk ikut memanfaatkan dana bergulir KKP melalui pinjaman lunak dari LPMUKP. "Pak Bupati Mohon tolong sampaikan ke masyarakat bahwa BLU ini terbuka assesmentnya dalam hal peminjaman. Kami kasih kemudahan. Masih ada uang kami Rp800 miliar, silakan diakses," tegasnya.

Tak harus menjadi petambak udang. Kata Antam, sektor kelautan dan perikanan di Purworejo begitu luas. Mulai budidaya air tawar, seperti ikan nila, lele atau komoditas perikanan lainnya. Dan jika masyarakat membutuhkan modal, bisa mengajukan pinjaman dana berbulir dari KKP.

"Saya paling marah saat penyaluran kecil. Itu harus segera disalurkan. Saya merasa berprestasi bila uang ini segera habis. Mari manfaatkan seluruh lahan yang sekarang tidak produktif. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Masyarakat makin makmur negara akan aman," tutup.

Sementara itu, Direktur Utama BLU LPMUKP Syaref Syahrial mengatakan, pihaknya saat ini memiliki program New Entrepreneur yang dibiaya oleh LPMUKP.

"Ide dari program ini adalah lulusan sekolah perikanan atau fakultas perikanan dapat menciptakan lapangan pekerjaan supaya jangan melulu bergantung untuk menjadi pegawai negeri," jelas Syarif.

Tujuan intinya, kata dia, adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dari usaha-usaha yang dilakukan para alumni perguruan tinggi perikanan ini.

"Kami juga menyalurkan pinjaman dana bergulir kepada pelaku usaha kelautan perikanan Kabupaten Purworejo sebanyak Rp2,47 miliar yang diserahkan hari ini," ujarnya.

"Bapak Ibu pelaku usaha kami harapkan dapat berhasil mengembalikan pinjamannya, dapat mensejahterakan pelaku usaha itu sendiri dan dapat disalurkan lagi kepada pelaku usaha lain yang membutuhkan permodalan. seperti tagline LPMUKP solusi modal kelautan dan perikanan," tutupnya.

 




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA