Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Terlibat Pembacokan Warga, 5 Pemuda di Cilincing Diringkus Polisi

Dewi Sari - 14/12/2020 14:13

Beritacenter.COM - Sebanyak lima pemuda yang diduga terlibat pembacokan warga di kolong Jembatan pada Kamis 10 Desember 2020 diamankan Satreskrim Polsek Cilincing. Kelima pelaku adalah DP (21), HS (19), JA (17), SN (16) dan SA (22).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan kelima pelaku membacok korban berinisial RS (16) hingga mengalami luka parah.

"Saat Tim Opsnal sedang melakukan patroli. Di tengah patroli, petugas menjumpai gerombolan pemuda yang sedang nongkrong di kolong jembatan. Melihat keberadaan petugas lantas pemuda tersebut langsung melarikan diri," kata Djarwoko di Mapolsek Cilincing, Jakarta Utara, Senin (14/12/2020).

Melihat gerombolan pemuda yang melarikan diri, Djarwoko mengatakan, tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP P Hasiholan Siahaan menemukan seorang anak di bawah umur yang terkapar dengan luka di sekujur tubuh.

"Melihat luka bacok seperti di lengan dan di punggung petugas membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Cilincing untuk mendapatkan pengobatan dan setelahnya meminta korban untuk mengungkapkan ciri-ciri pelaku," kata Djarwoko.

Setelah mengantongi ciri ciri pelaku, AKP P Hasiholan Siahaan mengatakan, petugas langsung bergerak dan menangkap para pelaku yang keberadaannya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tim langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap lima tersangka. Jadi dua orang didapati di kolong (Jalan) Jembatan 1 dan tiga lagi di TKP yang lain," terang Hasiholan.

Polisi langsung melakukan pendalaman dengan meringkus kelima pelaku utama pembacokan ini. Sementara JA, SN, dan SA, ikut terlibat dalam pengeroyokan ini.

"Atas perbuatan tersangka, Polisi mengamankan barang bukti tiga sejata tajam jenis celurit dan samurai. Para pelaku dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan. "Danancaman pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan," ujar Hasiholan.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA