Saturday, 23 Jan 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Jelang Pilkada 2020, Tito Minta TPS Tidak Boleh Lebih dari 500 Orang

Baharuddin Kamal - 04/12/2020 17:50 Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Beritacenter.COM - Pemerintah memberikan sejumlah arahan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pekan depan, demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah membuat sejumlah aturan untuk menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat yang datang ke TPS merasa aman dari penyebaran Covid-19.

“Seluruh rangkaian kegiatan harus diatur sedemikian rupa, agar aman dari covid-19. Di antaranya tempat pemungutan suara (TPS) tidak lebih dari 500 orang,” katanya saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Polda Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (4/12/2020).

Untuk memastikan tidak ada kerumunan, lanjut Tito, pihaknya juga telah mengatur waktu pencoblosan. “Para pemilih juga akan diundang sesuai dengan jam jam tertentu yang akan dimulai pada 07.00 sampai 13.00 waktu setempat,” tuturya.

Selain itu, dia menghimbau agar warga yang telah menunaikan hak pilihnya langsung pulang dan tidak berkumpul di TPS.

“Pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya tidak boleh berkumpul di TPS. (Di TPS) yang ada hanya saksi-saksi, saksi pasangan calon, saksi dari partai. Sehingga transparansi tetap ada dan petugas TPS pun harus mendokumentasi, saksi juga boleh mendokumentasi, merekam, tapi yang lain harus kembali supaya tidak terjadi kerumunan,” ujarnya.

Dia menegaskan, bahwa petugas TPS harus dilengkapi alat pelindung diri (APD). Di TPS pun harus disediakan masker dan tempat cuci tangan. Kemudian tinta yang digunakan setelah mencoblos tidak lagi dicelup tapi diteteskan ke pemilih sebagai tanda telah menggunakan hak pilihnya.

“Petugas TPS harus menggunakan alat pelindung Covid-19, mulai dari sarung tangan, masker, face shield. Bahkan untuk mereka yang dikarantina di rumah sakit harus memakai APD lengkap seperti pakaian astronot itu. Kemudian pemilih yang datang mereka nanti lihat apakah mereka pakai masker atau tidak, kalau tidak pakai masker akan disiapkan masker oleh KPU, tempat cuci tangan juga disiapkan,” pungkasnya.

 




Berita Lainnya

Satu Anggota TNI Gugur Ditembak OPM Papua

22/01/2021 14:50 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA