Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Dipolisikan, Pemuda di Bayuwangi Gagahi Gadis Dibawah Umur Sehari 2 Kali

Aisyah Isyana - 03/12/2020 21:57

Beritacenter.COM - Pemuda di Banyuwangi, Jawa Timur, harus berurusan dengan polisi, setelah menyetubuhi gadis di bawah umur. Parahnya, aksi bejad itu dilakukan pemuda cabuli itu sebanyak dua kali dalam sehari.

Pelaku berinisial DN (19) warga Kecamatan Cluring, menggagahi korban yang masih berusia 14 tahun, warga Kecamatan Muncar. Aksi bejad yang menimpa korban terjadi pada Minggu (29/11), setelah korban dan pelaku bertemu di Pantai Muncar pada sing harinya.

Baca juga :

"Setelah selesai main diajak ke pantai, tersangka mengajak korban untuk menuju rumah tersangka. Sebelumnya jalan-jalan hingga malam hari," jelas Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifuddin kepada detikcom, Kamis (3/12/2020).

Awalnya, tersangka hanya mengajak korban berbincang-bincang di ruang tamu rumahnya. Pelaku keumdian mulai merayu korban hingga membawa paksanya ke dalam kamarnya. Disitu lah akhirnya aksi persetubuhan yang menimpa korban terjadi.

Setelah puas menyetubuhi korban, tersangka kemudian mengajak korban jalan-jalan. Kemudian sekira pukul 23.00 WIB, tersangka mengajak korban kembali kerumahnya. Tersangka pun kembali merayu korban untuk kembali memuaskan nafsu bejadnya. Persetubuhan pun kembali terjadi dan korban terpaksa menginap di rumah tersangka.

"Tersangka mengaku tak berani mengantarkan pulang karena sudah malam. Sehingga korban menginap di rumah pelaku," terang Arman.

Lantaran sang anak tak pulang ke rumah, orangtua korban yang khawatir membuat laporan ke polisi. "Pada Hari Senin, 30 Nopember 2020 sekira pukul 05.00 WIB, keluarga korban datang ke Polsek Cluring guna melaporkan anaknya yang tidak pulang ke rumah," jelasnya.

Saat melapor, orangtua korban meyakini jika anak mereka ada dirumah tersangka. Menanggapi laporan itu, anggota Polsek Cluring didampingi pihak keluarga korban mendatangi rumah tersangka. Dan benar saja, korban didapati masih berada dirumah tersangka.

"Atas kejadian tersebut keluarga korban tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cluring, untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku," jelasnya.

Tak hanya mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti kaos lengan pendek warna hitam, kaos wana hijau, BH warna krem, sepotong celana dalam warna krem, sepotong celana panjang kain warna hitam, sepotong kain dalam wanita warna krem dan selembar kain sprei warna merah motif bunga.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (1), (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkasnya.




Berita Lainnya

Polisi Tindak Tegas Dua Jambret di JPO Jakbar

16/01/2021 00:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA