Wednesday, 27 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Polisi Tangkap Pembusur di Aksi Tolak HRS di Sekretnya, Ini Kata FPI Sulsel..

Tersangka (pembusur massa aksi tolak HRS) diamankan di Sekret FPI, Jl Sungai Limboto

Aisyah Isyana - 03/12/2020 21:35

Beritacenter.COM - Pelaku penyerangan menggunakan busur panah ke massa aksi tolak Habib Rizieq Shihab di Kota Makassar, yakni Riswandi (37), disebut ditangkap di Sekretarian FPI di Makassar. Polisi turut menyita sejumlah barang berbahaya dari penangkapan Riswandi.

"Tersangka (pembusur massa aksi tolak HRS) diamankan di Sekret FPI, Jl Sungai Limboto," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan, Kamis (3/12/2020).

Baca juga :

Adapun barang bukti yang diamankan polisi terkait penangkapan itu, seperti 27 anak panah, busur, hingga bom molotov. "Dan saat dilakukan penangkapan ditemukan benda-benda berbahaya, seperti katapel, mata panah, bom molotov, air keras," ujar Ibrahim.

Polisi saat ini tengah mendalami motif tersangka mempersiapkan peralatan tersebut. "Saat ini sedang didalami tujuan dari tersangka mempersiapkan peralatan tersebut," sambung Ibrahim.

Untuk diketahui, Riswandi ditangkap polisi di Jl Sungai Limboto, Makassar, Selasa (1/12) malam. Tak hanya Riswandi, polisi sejatinya juga masih memburu rekannya berinisial FR, lantaran ikut membantu Riswandi melakukan pembusuran.

"Yang bersangkutan (FR) pada saat kejadian membonceng pelaku RSD (Riswandi)," kata Kapolsek Ujung Pandang AKP Bagas Sancayoning saat rilis penangkapan Riswandi di area Satreskrim Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Rabu (2/12).

Sementara itu, FPI Sulsel mengklaim jika Sekretariat FPI sudah tidak disana lagi. "Itu bukan lagi Sekretariat FPI di sana, dan Riswandi ini bukan anggota FPI," ujar Sekretaris DPD FPI Sulawesi Selatan Agus Salim Syam kepada detikcom, Kamis (3/11/2020).

"Jadi dulu memang pernah beberapa tahun yang lalu di sana sempat dijadikan sebagai markas daerah Laskar Pembela Islam. Tapi semenjak 2 tahun yang lalu kami pindahkan karena sesuatu hal," kata Agus.

Menurutnya, markasdaerah LPI sudah bukan lagi di Jalan Sungai Limboto, tapi di Jalan Balanna 2, Makassar. "Jadi markas daerah laskar pembela islam itu adanya di Jl Balanna 2," tegasnya.

Aksi pembusuran itu terjadi saat massa yang mengatasnamakan Masyarakat Sulawesi Selatan melakukan aksi tolak kedatanganHRS di area Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Selasa (1/12) sore. Aksi yang awalnya berjalan damai itu seketika ricuh saat tiba-tiba datang kelompok penyerang yang memprotes unjuk rasa. Massa seketika kocar-kacir setelah dilempari batu oleh kelompok tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA