Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
Nasional

KPU Bakal Kirim Petugas ke RS untuk Bantu Pasien Covid-19 Nyoblos

Anas Baidowi - 03/12/2020 20:21 Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman

Beritacenter.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, pihaknya akan mengirimkan petugas ke Rumah sakit (RS) maupun ke rumah pemilih yang terpapar virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut dilakukan KPU dalam membantu masyarakat yang terpapar Corona agar tetap dapat menyalurkan hak suaranya di Pilkada 2020.

"Pelayanan kepada pemilih yang sedang menderita COVID. Ada dua, yang akan kami lakukan pertama mereka yang sedang isolasi di RS. Kedua mereka yang sedang isolasi mandiri di rumah," kata Arief di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2020).

Arief menuturkan, pihaknya akan membekali dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang membantu pemilih terpapar Corona dengan alat pelindung diri (APD) yang lengkap.

"Pelayanan yang kami berikan ke mereka sudah diatur di dalam peraturan KPU, petugas kami, KPPS nanti mungkin dua orang didampingi dengan pengawas, bersama pengawas, pemantau, mungkin juga kalau ada yang mau ikut bisa ikut, saksi juga kalau ada yang mau ikut, bisa ikut. Tetapi mereka yang menjalankan fungsi ini, tugas ini, dia harus dilengkapi prokes yang maksimal," tuturnya.

"Kalau petugas di TPS hanya menggunakan masker, face shield, sarung tangan. Tapi untuk mereka yang tugas ke RS harus dilengkapi baju hazmat," lanjutnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan para petugas itu akan menjalani rapid test terlebih dahulu sebelum bertugas. Para petugas, kata Arief, akan datang satu jam sebelum waktu pemilihan berakhir.

"Sebelum mereka yang menjalankan tugas, mereka juga telah menjalankan rapid tes sehingga dipastikan mereka yang menjalankan rapid test orang-orang yang ga terpapar COVID-19. Ketika mereka menjalankan tugas di RS mereka terlindungi dengan penggunaan alat kesehatan itu. Proses ini akan kita lakukan di satu jam terakhir saat pemungutan suara dari jam 12 (siang) sampai pukul 13.00 WIB," pungkasnya.




Berita Lainnya

Indonesia Divaksin, Netizen Malaysia "Sewot"

15/01/2021 19:30 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA