Friday, 30 Jul 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Ditangkap Polisi, Pegawai Jasa Marga di Surabaya Ngaku Pakai Ganja Karena Susah Tidur

Aisyah Isyana - 03/12/2020 00:21

Beritacenter.COM -Seorang pegawai Jasa Marga bernama Arif Trilaksana (24) harus berurusan dengan polisi lantaran kedapatan menyimpan ganja. Penangkapan terhadap tersangka dilakukan polisi di Tol Gempol-Pandaan KM 53, Selasa (1/12) sore. Dari penangkapan itu, polisi menyita 2 paket ganja seberat 2 gram.

"Kami berhasil mengamankan satu orang tersangka inisial AT, yaitu pekerjaan sebagai pegawai tetap Jasa Marga. Pada saat penangkapan, anggota Opsnal mengejar di jalan tol Gempol -Pandaan," ujar Kanit Tim Sus Reskoba Polrestabes Surabaya Iptu Yudi Saeful Yudi saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (2/11/2020).

Baca juga :

Kepada polisi, tersangka mengaku membeli ganja secara online dengan harga Rp100 ribu lebih untuk dikonsumsi sendiri. Saat ini, polisi tengah memburu pengedar ganja yang menjual barang haram itu secara online ke tersangka.

"Dari pengakuan tersangka sudah dua kali melakukan transaksi secara online. Sampai saat ini kita masih kejar siapa di balik online itu, dan siapa yang menjalankan bisnis narkoba secara online," ungkap Yudi.

Yudi menjelaskan, pengiriman ganja dari pengedar terhadap tersangka dikonunikasikan melalui aplikasi Line. Pengedar mengirim ganja yang dipesan secara ranjau dan diambil oleh tersangka sendiri.

"Pengiriman dikabari via Line. Tersangka ngambil, diranjau di salah satu daerah di Surabaya," ungkap Yudi.

Lebih lanjut Yudi menyebut penangkapan terhadap tersangka merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, degnan lebih dulu menangkap rekan tersangka. "Tersangka ini merupakan pengembangan dari rekan tersangka. Tes urine (tersangka) positif," ungkap Yudi.

AT mengaku baru dua kali mengkonsumsi ganja lantaran mengalmi kesulitan tidur. "Buat (konsumsi) sendiri. Susah Tidur. Baru dua kali ini pakai," kata AT.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat 1 Sub pasal 11 ayat 1 UU Narkotika nomor 39 tahun 2009.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA