Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Nasional

OPM Ogah Akui Pemerintah Sementara Papua yang Dideklarasi Benny Wenda

Anas Baidowi - 02/12/2020 16:07 Benny Wenda, pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP)

Beritacenter.COM - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) tak mengakui pemerintahan sementara Papua Barat yang dideklarasikan Benny Wenda, pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

TPNPB-OPM menyampaikan enam poin tanggapan terkait pemerintahan sementara tersebut. Salah satunya menolak mengakui Benny Wenda sebagai presiden sementara Negara Republik Papua Barat (NRPB).

"Klaim Benny Wenda sebagai presiden sementara Negara Republic Papua Barat adalah kegagalan ULMWP dan Benny Wenda ITU sendiri," demikian keterangan TPNPB-OPM yang diterima, Rabu (2/12/2020).

Tak hanya itu, mereka juga tak mengakui NRPB tersebut karena Benny melakukan dekhlarasi tersebut dari Inggris, mereka juga menyoroti Benny karena berstatus warga negara Inggris.

Mereka menilai langkah Benny Wenda tak masuk akal. Mereka menyatakan mosi tak percaya kepada Benny Wenda.

"Mulai hari Rabu, tanggal 2 December 2020, kami dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengumumkan mosi tidak percaya kepada Benny Wenda, karena jelas-jelas Benny Wenda merusak persatuan dalam perjuangan bangsa Papua dan diketahui bahwa Benny Wenda kerja kepentingan Capitalists Asing Uni Eropa, America, dan Australia, dan hal INI bertentangan dengan prinsip-Prinsip Revolusi untuk Kemerdekaan bagi bangsa Papua," kata mereka.

Sebelumnya, pengumuman soal Papua Barat ini disampaikan Benny Wenda di akun Twitternya, Selasa (1/12/2020). Benny Wenda memanfaatkan momen 1 Desember yang diklaim OPM sebagai hari kemerdekaan Papua Barat.

"Today, we announce the formation of our Provisional Government of #WestPapua. From today, December 1, 2020, we begin implementing our own constitution and reclaiming our sovereign land," tulis Benny Wenda seperti dilihat Rabu (2/12).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA