Sunday, 24 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

PKS soal Viran Azan Ajakan Jihad : Tak Relevan, Tidak Tepat Secara Dalil Agama

Memang tidak relevan untuk kemudian menambahkan azan dengan 'hayya alal hihad' itu

Aisyah Isyana - 01/12/2020 21:54

Bderitacenter.COM - Partai Keadilan Sosial (PKS) angkat bicara soal viral video azan dengan menyelipkan lafaz 'hayya alal jihad'. PKS menilai, sikap muazin menyelipkan lafaaz 'hayya alal jihad' itu tak tepat secara dalil agama. Menurutnya, kalimat ajakan jihad itu tak relevan dengan situasi dan kondisi Indonesia saat ini.

"Memang tidak relevan untuk kemudian menambahkan azan dengan 'hayya alal hihad' itu," kata Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid, Selasa (1/12/2020).

Baca juga :

Menurutnya, penambahan kalimat ajakan jihad dalam azan itu tak tepat dari sudut pandang hadis dan pemahaman para ulama. "Ya tidak tepat secara dalil agama, hadis, maupun, karena azan itu kan ini nya hadis ya, ataupun juga dalam pemahaman para ulama dalam fikih itu tidak sesuai," jelasnya.

Dia menilai, lafaz ajakan jihad dalam azan itu cenderung berpotensi menimbulkan kegaduhan dan kesalahpahaman. Ditengah pandemi COVID-19 saat ini, Hidayat menilai masyarakat saat ini justru harus lebih bersatu melawan virus Corona.

"Konteksnya tidak tepat juga karena tadi malah akan menghadirkan kegaduhan, salah paham, polemik, tuduh-menuduh, menambah masalah di saat dimana kita harus bersatu padu melawan COVID-19. Dan karenanya semua pihak juga hendaknya jangan menambah gaduh gitu ya," jelasnya.

"Kita kan negeri yang katanya negara Pancasila di Indonesia. Ada toleransi, ada persatuan Indonesia, ada permusyawaratan, bagaimana ini kita selesaikan, bagaimana semangat persatuannya kita kedepankan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, belakangan viral video azan yang diselipkan lafaz 'hayya alal jihad' di media sosial. Adapun narasi di video itu tertulis seruan itu sebagai respon beberapa warga atas pemanggilan Habib Rizieq oleh polisi terkait kerumunan di Petamburan. Menaggapi hal itu, polisi langsung turun tangan melakukan penyelidikan terkait video tersebut.

"Kita akan cek terkait hal tersebut (dugaan seruan jihad di Petamburan)," kata Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan saat dihubungi detikcom, Senin (30/11).

Sejauh ini, polisi masih belum mendapat informasi yang berarti terkait video itu. Dia berpesan agar masyrakat tidak terpancing dengan video viral itu. "Kita imbau dari awal terkait video itu untuk masyarakat tidak terpancing," sebutnya.




Berita Lainnya

Ini Penyebab Emak-emak Ngamuk ke Anggota TNI

24/01/2021 09:12 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA