Saturday, 23 Jan 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Perkosa Pacar, Pemuda di Serambi Mekkah Dihukum 150 Kali Cambuk

Anas Baidowi - 01/12/2020 16:25 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Seorang pemuda berusia 25 tahun di Aceh Besar harus divonis hukuman 150 kali cambuk lantaran terbukti memperkosa pacarnya sendiri.

Dilansir dari putusan Mahkamah Syar'iyah Aceh, Selasa (1/12/2020), Kasus tersebut bermula saat terdakwa tersebut mengajak pacarnya yang baru berusia 17 tahun pergi jalan-jalan ke kampungnya di Aceh Besar pada 12 Oktober 2019.

Tiba di rumahnya, terdakwa kemudian mengajak korban untuk berhubungan inti selayaknya suami-istri, namun ditolak oleh sang pacar. Terdakwa pun melontarkan kata-kata manis untuk membujuk sang kekasih, seperti berjanji untuk menikahi korban hingga mengancam akan meninggalkan korban jika menolak. Setelah itu, terdakwa pun memerkosa korban hingga berulang kali.

Selang beberapa bulan, tepatnya Maret 2020, terdakwa kembali mengajak korban berhubungan badan di rumah teman terdakwa. Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi pada April 2020 dan terdakwa ditangkap.

Kasus itu bergulir ke meja hijau. Terdakwa diadili di Mahkamah Syar'iyah Jantho. Dalam persidangan, jaksa menuntut terdakwa dihukum penjara selama 150 bulan karena dinilai melanggar pasal 48 Qanun nomor 06 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Namun, hakim memutus jenis hukuman berbeda. Majelis menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pemerkosaan terhadap anak sebagaimana dakwaan tunggal.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan uqubat cambuk sebanyak 150 kali," putus hakim, Selasa (13/10).

Karena Jaksa tidak terima dengan putusan Majelis, akhirnya mengajukan banding ke Mahkamah Syar'iyah (MS) Aceh. Namun, banding tersebut ditolak lantaran telah melewati batas pengajuan.

"Menyatakan permohonan banding pembanding/jaksa penuntut umum tidak dapat diterima (niet on vankelijke verklaard); Membebankan kepada terdakwa/terbanding untuk membayar biaya perkara pada tingkat banding sejumlah Rp 5.000," putus hakim, Senin (30/11).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA