Monday, 25 Jan 2021
Temukan Kami di :
Ekonomi

Menteri Teten Sebut Indonesia Belum Bisa Jadi Negara Maju, Apa Alasannya?

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM), Teten Masduki menyayangkan tingkat kewirausahaan di Indonesia yang masih rendah dibanding negara tetangga

Anas Baidowi - 30/11/2020 17:00 Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM), Teten Masduki

Beritacenter.COM - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM), Teten Masduki mengatakan bahwa saat ini Indonesia belum dikategorikan negara maju lantaran tingkat kewirausahaan di Indonesia masih rendah.

Tingkat kewirausahaan Indonesia masih berada di angka 3,47%. Angka tersebut tergolong masih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Singapura yang tingkat kewirausahaannya sudah hampir mencapai 9%, kemudian Malaysia dan Thailand yang hampir 5%.

"Dengan angka sekarang, Indonesia belum bisa menjadi negara maju. Standar kewirausahaan negara maju itu 4%," ujar Teten dalam video virtual di Jakarta, Senin(30/11/2020).

Teten mengatakan, UMKM di Indonesia harus bersiap dengan transformasi bisnis dan produk yang berbasis digital dan ekonomi.

"Jadi tidak hanya berfokus membuat batik, keripik, atau semacamnya, tapi juga transformasi berbasis digital dan ekonomi," terangnya.

Dia menyayangkan karena barang-barang seperti alat permesinan sederhana dan alat-alat kesehatan yang seharusnya bisa diproduksi di dalam negeri oleh UMKM, harus diimpor dari luar negeri.

"Ini yang saya kira, jadi kami menaruh perhatian terhadap startup, usaha rintisan berbasis teknologi dengan pendekatan inkubasi," tambah Teten.

Dia mengatakan, terkait hal ini dalam UU Cipta Kerja sudah diperkuat, karena penting untuk mendorong inkubasi swasta dan kampus-kampus di daerah untuk meng-empower rintisan usaha dari anak-anak muda berpendidikan baik yang produknya berbasis teknologi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA