Saturday, 16 Jan 2021
Temukan Kami di :
Bisnis

Sinergi Kemendag-KKP, Lepas Ekspor Tuna ke Korea Selatan

Pelepasan ekspor ikan tuna dari sistem resi gudang ke Korea Selatan merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan manfaat SRG

Aisyah Isyana - 27/11/2020 18:21

Beritacenter.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pelepasan ekspor ikan tuna dari sistem resi gudang (SRG) di Benoa, Denpasar Bali, ke Korea Selatan.

Dikatakan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, kegiatan itu merupakan bentuk sinergi antar Kementerian Perdaganan dan KKP. Dimana dalam hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan dan pengembangan SRG di sektor perikanan.

Baca juga :

“Pelepasan ekspor ikan tuna dari sistem resi gudang ke Korea Selatan merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan manfaat SRG. Seperti yang diterapkan di sektor pertanian, pelaksanaan SRG perikanan diharapkan dapat memberikan alternatif solusi bagi nelayan dalam menghadapi fluktuasi harga ikan dan keterbatasan pembiayan," kata Mendag Agus Suparmanto lewat keterangan resminya di Jakarta, Jum'at (27/11/2020).

Sektor kelautan dan perikanan Indonesia sebagai negara maritim memegang peranan penting dalam perekonomian nasioanal. Agus menilai, sektor perikanan tanah air sampai saat ini masih memberikan kontribusi yang besar bagi kinerja ekspor Indonesia.

“Kementerian Perdagangan terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi nasional. Pandemi Covid-19 memberikan tekanan bagi para pelaku usaha, khususnya bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan," jelasnya.

Menurutnya, adanya SRG memberikan alternatif solusi salah satunya yang menyangkut permasalahan keuangan pelaku usaha dalam melakukan penyerapan komoditas dari produsen saat terjadi penurunan permintaan barang di dalam dan luar negeri.

Mendag Agus turut menyampaikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang berperan aktif dalam pengembangan SRG. Dengan begitu, peran SRG meningkat menjadi instrumen yang dapat di manfaatkan pelaku usaha dalam mendukung kegiatan ekspor komoditas.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Berjangka (Bappebti) Sidharta Utama menjelaskan, pelaku usaha pengolahan dan perdagangan sektor perikanan dapat memanfaatkan skema SRG sebagai instrumen pembiayaan usaha untuk mendukung penyerapan komoditas perikanan dari para nelayan.

“Implementasi SRG yang semakin luas di berbagai komoditas, seperti perikanan, akan membawa manfaat besar bagi perekonomian nasional, terutama dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak Covid-19,” kata Sidharta.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA