Friday, 15 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Wapres Ma'ruf ke MUI : Fatwa Kehalalan Vaksin Corona Harus Terbit Sebelum Diedarkan

Saya menyampaikan apresiasi kepada MUI yang sejak tahap awal telah aktif bersama instansi terkait untuk melakukan proses audit tentang kehalalan vaksin COVID-19

Aisyah Isyana - 27/11/2020 13:50

Beritacenter.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas peran aktifnya dalam melakukan audit terkait kehalalan vaksin virus COVID-19. Kedepannya, Ma'ruf berharap MUI dapat menyiapkan fatwa halal sebelum vaksin Corona diedarkan, atau disuntikkan ke masyarkat.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada MUI yang sejak tahap awal telah aktif bersama instansi terkait untuk melakukan proses audit tentang kehalalan vaksin COVID-19," kata Ma'ruf di acara penutupan Munas ke-10 MUI melalui siaran YouTube Wakil Presiden RI, Jumat (27/11/2020).

"Saya juga telah meminta agar ketetapan atau fatwa MUI tentang kehalalan atau kebolehan untuk menggunakan vaksin COVID-19 dapat terbit sebelum vaksin diedarkan, sebelum dilakukan vaksinasi," sambungnya.

Baca juga : Wanti-wanti Libur Akhir Tahun, Satgas COVID ke Pemda dan Warga: Jangan Rusak Kerja Keras 8 Bulan!

Wapres Ma'ruf menyebut vaksin Corona diperkirakan akan tiba di Indonesia dalam waktu dekat. "Dalam waktu tidak lama lagi insya Allah vaksin COVID-19 akan tersedia dan siap untuk diberikan kepada masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air," tutur Ma'ruf.

Rencananya, vaksinasi terhadap masyarkat dapat dilakukan pada awal tahun 2021. Dalam hal ini, Ma'ruf menyebut vaksinasi secara massal belum pernah di lakukan sebelumnya di seluruh dunia.

"Program vaksinasi COVID-19 dengan skala sangat massif dari segi jumlah sebaran wilayah dan waktu pelaksanaan serentak belum pernah dilakukan sebelumnya baik di Indonesia maupun negara lain di dalam sejarah. Kegiatan yang sangat krusial ini insya Allah akan mulai kita laksanakan pada awal tahun depan," katanya.

Ma'ruf menyebut pemerintah terus berupaya melakukan berbagai langkah penanganan virus COVID-19. Adapun salah satunya dengan mengupayakan ketersediaan vaksin bagi masyarkat.

"Pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi mulai dari pengadaan melalui kerja sama internasional maupun memproduksi sendiri aspek-aspek dari upaya ini, selain memastikan ketersediaan vaksin dan kesiapan logistik dan pelaksanaan vaksinasinya nanti adalah memastikan keamanan, kemanfaatan atau kemanjuran dan kehalalan atau kebolehan untuk digunakan," kata dia.

Baca juga : Munas MUI Selesai Digelar, Ma'ruf Amin: Hasil Tidak Boleh Diganggu Gugat!

Lebih lanjut, Ma'ruf berharap para ulama dan tokoh agama juga turut berperan aktif untuk menyakinkan masykarakat untuk melakukan vaksinasi. Dia juga meminta dukungan seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung program vaksinasi tersebut.

"Untuk itu pada kesempatan yang sangat baik ini saya mengajak MUI, lembaga keagamaan, para pemuka agama serta tokoh masyarakat untuk terus serta bersama pemerintah membangun kesadaran, kesiapan dan dukungan seluruh masyarakat akan pentingnya vaksinasi COVID-19," sambungnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA