Saturday, 05 Dec 2020
Temukan Kami di :
Kesehatan

5 Manfaat Ular untuk Kesehatan

Dewi Sari - 18/11/2020 16:35

Beritacenter.COM - Ular merupakan salah satu hewan yang paling ditakutkan di dunia oleh manusia. Ular memiliki habitat dihutan yang jarang ditemui oleh manusia.

Tapi tahukah anda ular memiliki manfaat untuk kesehatan ? Merangkum dari Popsci, berikut manfaat bisa ular dalam dunia kesehatan. Yuk disimak.

1. Mengobati kanker

Racun dari ular derik mengandung bahan kimia yang disebut crotoxin. Crotoxin beracun bagi sel, tetapi hanya bekerja pada jenis sel tertentu. Dalam racun ular, mereka berada di darah dan otot. Para peneliti memanfaatkan kombinasi penargetan dan toksisitas yang unik dalam crotoxin.

Kombinasi itu digunakan untuk pengobatan kanker, yang disebut CB24, yang menemukan dan membunuh sel-sel tumor yang tumbuh di luar kendali. Uji coba awal CB24 tampak menjanjikan, meskipun belum tersedia secara komersial.

2. Mengurangi tekanan darah

Pada 1970-an, para ilmuwan menciptakan salah satu obat pertama dengan sifat kimia racun. Racun pitviper Brasil mengandung protein yang mengganggu enzim pengonversi angiotensin (ACE), yang meningkatkan tekanan darah pada manusia dan mamalia.

Para peneliti mengubah racun itu menjadi ACE-blocker yang tidak beracun. Obat ini digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Saat ini, jutaan orang Amerika menggunakan ACE-blocker, yang mampu mengurangi risiko penyakit ginjal, stroke, dan diabetes.

3. Mengatasi gangguan sistem saraf pusat

Ular mamba hitam yang tinggal di sabana Afrika dapat membunuh orang hanya dengan dua tetes racunnya. Racun terletak pada neurotoksinnya yakni bahan kimia yang merusak sistem saraf pusat. Bahan kimia ini mengikat begitu erat pada sel-sel saraf.

Para peneliti di Universidad Central del Caribe, Puerto Riko sedang menyelidiki bagaimana bahan kimia ini bekerja untuk menggunakannya dalam perawatan untuk penyakit yang merusak otak dan sistem saraf, seperti Alzheimer dan Parkinson.

4. Membunuh parasit

Leishmaniasis adalah penyakit yang sangat jahat. Penyakit ini dapat mematikan organ internal seseorang, membunuh, atau menyebabkan luka kulit yang besar dan tak sedap dipandang mata. Penyakit ini disebabkan oleh protozoa dari genus Leishmania yang dimasukkan ke aliran darah manusia oleh gigitan lalat pasir.

Obat-obatan biasanya dapat menghilangkan mikroorganisme, meskipun hal tersebut dapat membuat mereka menjadi lebih kebal. Tim peneliti Brasil telah menggunakan bahan kimia yang disebut crovirin yang ditemukan dalam racun ular berbisa untuk membunuh Leishmania protozoa.

5. Obat anti-bisa

Proses mengumpulkan racun dan mengembangkan penawar racun adalah tugas yang melelahkan. Sebagian besar tidak berubah sejak akhir 1800-an. Para ahli 'memerah' seekor ular dengan mengekstraksi racunnya dan mengumpulkannya dalam mangkuk, lalu membekukannya.

Kemudian seekor binatang pilihan disuntikkan dengan sedikit racun. Setelah beberapa minggu, para peneliti mengambil darahnya dan mengekstrak antibodi yang dikembangkannya untuk melawan racun.

Enzim tersebut dapat memotong bahan aktif dari sisa antibodi. Hasil akhirnya kemudian dikeringkan atau diubah menjadi cairan untuk digunakan manusia.




Berita Lainnya

5 Bahan Alami Penurun Asam Urat

03/12/2020 21:20 - Anas Baidowi

5 Manfaat Konsumsi Sirsak untuk Kesehatan

02/12/2020 15:35 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA