Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Opini

Menyambut Bintang Bokep yang Dikira Imam Besar

Indah Pratiwi - 12/11/2020 13:00

Dulu, tiga tahun lalu, sebuah kisah asmara “sesat” terungkap ke publik. Tangkap layar percakapan dua bintang bokep bertebaran di mana-mana. Obrolan daring mereka yang mestinya jadi konsumsi pribadi itu seketika menjadi konsumsi netizen. Entah siapa yang menyebarkan kita tidak tahu. Tapi yang pasti, kita jadi tahu apa saja yang mereka cakapkan.

Ada “Ahhh…” Ada pula “Uhhhhh…” Dan tentu ada “Ohhh…” juga. Pokoknya seru abis deh. Kala itu, warganet benar-benar dimanjakan dengan sebuah cerita cinta yang kisahnya tidak kalah seru dengan cerita-cerita aduhai dalam novel-novel karya Freddy S yang penuh dengan kisah-kisah erotis, yang membuat setiap pembacanya gelisah tak menentu itu.

Bukan hanya obrolan menggairahkan saja yang tersaji, tapi turut pula foto-foto tanpa busana sang “pemeran” wanita. Melihat foto-foto itu, mungkin si wanita itu, sebut saja namanya Pirja, sudah memasrahkan seluruh hidupnya kepada sang “pemeran” pria, sebut saja namanya Rizqie. Jika bukan karena kepasrahan, Pirja tidak mungkin mau berpose telanjang di hadapan Rizqie. Namun ternyata, Rizqie tidak semulia yang dibayangkan Pirja selama ini.

Setelah tangkap layar obrolan daring mereka di aplikasi chat WhatsApp itu tersebar luas, Rizqie lalu kabur meninggalkan Pirja sendiri. Ia kabur ke negeri gurun pasir, sebuah negeri penghasil kurma terbaik di dunia. Di sana dia bersembunyi dari kemaluan yang menimpanya. Di sana dia menyambung hidup, terlunta-lunta hingga beratus-ratus hari lamanya.

Dan setelah lebih tiga tahun dia tinggal di tempat pelariannya itu, dia terpaksa harus pulang. Karena ada beberapa aturan Raja yang tidak dia patuhi. Dia diusir. Dia dianggap tidak layak tinggal di sana. Sebab isi kepala dan hatinya penuh dengan kotoran. Dia menjadi aib di sana. Memang orang-orang seperti itu di mana saja berada pasti menyemburkan bau busuk.

Rizqie sang bintang bokep itu katanya akan kembali ke tanah airnya di minggu ini. Nah, lucunya, sudah jelas-jelas dirinya bintang bokep, masih ada saja orang yang menganggapnya sebagai imam besar. Para pengikutnya itu menyebut bahwa tidak benar ia bermain-main dengan kemaluannya dan memain-mainkan kemaluan kekasihnya, Pirja.

Padahal bukti-buktinya ada. Dan Pirja, sang pemeran wanita-nya juga telah mengakuinya. Lalu kenapa para laskar itu tidak percaya? Karena mereka goblok. Mereka berpikir pakai pantat. Mata mereka tertutup oleh kebencian mereka kepada rezim yang saat ini berkuasa. Telinga mereka tidak lagi mampu mendengar kebenaran dan segala hal yang baik.

Sangat wajar memang. Karena si bintang bokep, imam besar mereka itu, mengajarkan hal demikian kepada mereka. Mereka diajarkan untuk membenci. Mereka diajarkan mencela. Bahkan mereka diajarkan untuk membunuh sesamanya. Mereka diajar pula menjadi orang-orang intoleran. Mereka diajar menjadi (seperti) teroris, menghalalkan darah orang kafir.

Mulut mereka penuh serapah. Mereka merasa paling benar dan yang lain salah. Mereka menganggap sebagai pemilik sah surga. Sementara orang-orang di luar kelompok mereka sudah pasti masuk neraka. Mereka bebas mengutuki siapa saja yang ingin mereka kutuk. Mereka bebas merusak harta benda dan milik orang lain yang mereka nilai haram.

Mereka mengaku ber-Tuhan, tapi perilaku mereka persis seperti Iblis. Mereka mengaku sebagai orang paling beragama, tapi laku dan lisan mereka barbar seperti binatang buas. Mereka mengaku paling dekat dengan Tuhan sehingga doa-doa mereka pun tidak masalah dipenuhi dengan amarah, dengki, dan dendam. Karena mereka yakin Tuhan pasti dengar.

Namun sesungguhnya, mereka tidaklah dekat dengan Tuhan. Dan jika melihat betapa bejatnya akhlak mereka, saya percaya Tuhan tidak mengenal mereka. Mereka saja yang sok dekat dan sok kenal. Tuhan mereka adalah mereka sendiri. Mereka telah mend

egradasi keesaan dan keagungan Tuhan dengan perilaku mereka yang kerap di luar batas kenormalan itu.

Sehari-harinya mereka berjubah putih supaya dibilang orang suci. Padahal jubah putih itu dipakai hanyalah untuk menutupi koreng-koreng hitam di tubuh mereka. Dan besok, katanya ibu kota akan dipenuhi oleh kaum berjubah itu untuk menyambut Rizqie, si Bintang Bokep, yang mereka kira imam besar itu.

Sambutlah “tuhanmu” itu. Tapi bersiaplah, jika nantinya “tuhanmu” itu digelandang ke balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan segala kejahatan dan kebejatannya.

Sumber : SEWORD




Berita Lainnya

PERPRES JOKOWI (bukan) PERMEN PRABOWO

12/06/2021 10:00 - Indah Pratiwi

Masyarakat Bungkus

12/06/2021 07:00 - Indah Pratiwi

KENAPA KPK HARUS DIBERSIHKAN ?

11/06/2021 21:25 - Indah Pratiwi

MENGAPA MEREKA MEMBENCI PRESIDEN JOKOWI ?

11/06/2021 19:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA