Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

Wagub DKI soal PA 212 Ajukan Reuni 212 di Monas : Masih Belum Buka Terkait PSBB

Sampai hari ini belum diperkenankan dibuka, sampai hari ini, terkait PSBB

Aisyah Isyana - 10/11/2020 20:50

Beritacenter.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal rencana Persaudara Alumni (PA) 212 yang hendak menggunakan Monas sebagai lokasi reuni 212. Terkait hal itu, Riza menyebut Monas hingga saat ini masih belum dibuka karena penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta.

"Sampai hari ini belum diperkenankan dibuka, sampai hari ini, terkait PSBB," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2020).

Baca juga :

Riza juga mengaku belum mengetahui pasti apakah PA 212 sudah mengajukan secara resmi atau belum ke Pemprov DKI terkait penggunaan Monas. Riza menyebut prinsipnya siapa saja boleh mengajukan permohonan terkait penggunaan Monas.

"Belum tahu juga terkait hal tersebut. Nanti akan kami cek. Semua boleh mengajukan permohonan izin, tapi sesuai ketentuan sampai hari ini belum," kata Riza.

Sekedar diketahui, Ketua PA 212 Slamet Ma'arif mengaku masih menunggu keputusan Habib Rizieq Syihab terkait digelarnya reuni 212 Desember nanti. Meski begitu, Slamet menyebut pihaknya telah mengirimkan surat izin ke pemrintah provinsi DKI Jakarta terkait rencana reuni sejak 3 bulan lalu.

"Oh iya itu agenda reuni masih kita bahas ya, apakah kita akan laksanakan seperti biasa tahun-tahun yang lalu atau ada perubahan, kita nunggu setelah beliau istirahat beberapa hari nanti, baru kita bicarakan, yang jelas surat kepada Monas dan Pemda DKI sudah kita layangkan 3 bulan yang lalu untuk permohonan acara reuni 212," kata Slamet kepada wartawan di Petamburan III, Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Lebih lanjut Slamet menyebut pihaknya akan mengumumkan format reuni 212 ditengah pandemi COVID-19 dalam waktu dekat. PA 212 juga menggandeng Pemprvo DKI guna membicarakan perkembangan COVID-19. Slamet meyakini momen reuni 212 sebagai anugerah dari Allah SWT yang harus diyakini.

"Kita sedang bicarakan, mudah-mudahan dalam waktu satu-dua hari ada putusan karena kita koordinasi juga dengan Pemda DKI berkenaan dengan perkembangan COVID-19. Termasuk hari ini jadi evaluasi kita bersama untuk 212 karena luar biasa sambutan umat yang turun menyambut imam besar kita," tuturnya.

"Momen 212 tuh anugerah besar dari Allah yang wajib kita syukuri dan wajib kita pelihara bahwa ada satu hari di mana Allah kumpulkan umat manusia Islam Indonesia penuh persaudaraan, penuh kedamaian, penuh toleransi, itu wajib kita syukuri tiap tahun kita adakan reuni. Hanya memang mungkin tahun ini bentuknya akan sedikit berubah," sambungnya.




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA