Wednesday, 22 Sep 2021
Temukan Kami di :
Internasional

Raja dan Putra Mahkota Arab Saudi Ucapkan Selamat Kepada Biden

Baharuddin Kamal - 09/11/2020 08:03 Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Beritacenter.COM - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) memberi selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya di Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS).

Raja Salman berharap dengan terpilihnya Biden sebagai Presiden AS dapat membuat kemakmuran serta kemajuan yang lebih besar untuk warganya.

"Semoga Biden dapat membawa kemajuan dan kemakmuran yang lebih jauh lagi bagi rakyat AS," ucapnya pada Minggu (8/11/2020), seperti yang dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) dalam sebuah pernyataan.

Selain kepada Biden, Raja Salman juga turut memberikan ucapan selamat kepada Wakil Presiden AS terpilih, Kamala Harris yang turut mendampingi Biden ke Gedung Putih.

Raja Salman “memuji hubungan sejarah yang erat antara kedua negara sahabat,” yang kedua belah pihak berusaha untuk memperkuat dan mengembangkan di semua bidang. Putra Mahkota MBS mengucapkan selamat yang tulus dan harapan terbaiknya untuk kesehatan dan kebahagiaan kepada Biden, dan berharap untuk "kemajuan lebih lanjut" bagi rakyat Amerika.

Selain Raja Salman, ucapan senada juga turut disampaikan para kepala negara Timur Tengah lainnya termasuk Raja Abdullah dari Yordania, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.

Biden, yang berulang tahun ke 78 pada 20 November, adalah orang tertua yang pernah terpilih sebagai Presiden AS. Sementara itu Harris, menjadi wanita pertama, orang Asia Selatan dan Afrika-Amerika pertama yang terpilih sebagai wakil presiden.

Selama kampanyenya, Biden telah menyampaikan akan melakukan sejumlah perubahan pada kebijakan luar negeri yang diambil Donald Trump, termasuk yang berkaitan dengan Timur Tengah dan warga Muslim.

Dia mengatakan berencana untuk menandatangani perintah eksekutif yang mencabut larangan wisatawan dari beberapa negara mayoritas Muslim, selain juga mengatakan akan membenahi kebijakan AS terhadap Palestina. Biden telah berjanji akan kembali bergabung dalam kesepakatan nuklir Iran dan Perjanjian Iklim Paris, membalikkan langkah pemerintahan Donald Trump yang menarik AS keluar dari dua perjanjian tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA