Tuesday, 26 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Kesal Liat Istri Maen Tik-Tok hingga Sering Terima Telpon, Didi Nekat Siram Istrinya Pakai Minyak Panas

Baharuddin Kamal - 05/11/2020 23:07 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Gegara istri kerap main Tik-Tok, seorang suami di Padang, Sumatera Barat, gelap mata dan menyiram istrinya dengan minyak panas. Akibat kejadian itu, sang istri mengalami luka melepuh di bagian muka dan pergelangan tangan.

Tak terima atas pelakuan suaminya, kemudian sang istri yang diketahui bernama Elda melaporkan perlakuan suaminya ke Polresta Padang pada Kamis (5/11/2020). Ia mengadukan perilaku suaminya bernama Didi Irwanto ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang.

"Kejadian sekitar pukul setengah empat subuh. Saya sedang tidur, tidak tahu tiba-tiba sudah disiram saja," kata korban dalam laporannya.

Baca juga : 

Elda menjelaskan, suami nekat melakukan aksi keji tersebut lantaran terbakar api cemburu karena sering melihat istrinya main Tik Tok untuk menjual pakaian. Elda sendiri mengaku sering mengantarkan pesanan dan dihubungi konsumen.

"Ya, karena dia cemburuan," tambah Elda.

"Padahal (Tik-Tok) kan tidak semua badan tampil, hanya muka. Kadang ada orang nelpon, suami selalu bilang enggak laki-laki lain. Dia memang cemburuan orangnya, sama adik kandung juga cemburu," jelasnya.

Menjual pakaian melalui aplikasi Tik-Tok menurut Elda bukanlah hal yang tak wajar, terlebih lagi saat di Tik-Tok dia hanya menampilkan wajahnya dan bukan bagian tubuhnya. Sejak sebulan terakhir, sang suami tidak lagi bekerja, sehingga dia yang harus memenuhi kebutuhan keluarga.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengaku sudah menerima laporan korban. Laporan itu bernomor STTLP/595/B1/XI/2020/Resta SPKT Unit II.

"Memang ibu ini telah datang ke Polresta Padang untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga. Laporan sementara, suaminya cemburu karena sering bermain aplikasi Tik Tok," kata Rico kepada wartawan.

Polisi sudah melakukan olah TKP di rumah korban, Perumahan Pemda Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang. "Masih kita dalami apakah ada motif lain. Sementara ini, kita masih mencari pelaku yang melarikan diri," kata Rico.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA