Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

KAI Ingatkan Ancaman Pidana soal Viral Video Pria Gelantungan di Jembatan Rel di Bogor

Apa yang sudah dilakukan pria dalam video merupakan pelanggaran dan dapat membahayakan dirinya juga perjalanan KA. Pelanggaran terhadap pasal 181 ayat (1) berupa pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah) sebagaimana yang dinyatakan dalam pasal 199 UU 23 tahun 2007

Aisyah Isyana - 02/11/2020 10:58

Beritacenter,COM - Viral di media sosial sebuah video yang menampakkan seorang pria tengah bergelantungan di jembatan rel di jalur kereta Cibinong-Nambo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang sangat menyayangkan adanya kejadian itu, mengingatkan soal adanya ancaman pidana.

Sekedar diketahui, media sosial dihebohkan dengan video pengguna KRL yang merekam seorang pria tengah bergelantungan di tiang samping jembatan rel. Pria itu bergelantungan di pinggir jembatan rel, dimana dibawahnya terdapat jurang. Tak jauh dari pria itu, tampak pula sepeda motornya yang tergeletak dengan posisi melintang di atas rel.

Baca juga : Polri Siagakan 8 Ribu Personel Amankan Demo di Patung Kuda-Kedubes Prancis Siang Ini

Mengkonfirmasi adanya kejadian itu, PT KAI menyebut kejadian itu terjadi di jembatan Sungai Cikeas, Jalur KA Cibinong-Nambo, Sabtu (31/10). KAI yang menyayangkan terjadinya hal itu, menegaskan jika jembatan KA Sungai Cikeas bukan untuk pejalan kaki atau kendaran lainnya.

"PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan menegaskan bahwa jembatan KA sungai Cikeas, Jalur Cibinong-Nambo bukan untuk pejalan kaki, pengendara motor atau kendaraan lainnya. Jembatan tersebut merupakan jalur khusus KA, dan hanya diperuntukkan bagi kereta api termasuk Kereta Rel Listrik (KRL)," kata Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/11/2020).

Eva meminta masyarakat untuk menggunakan fasilitas yang memang sudah disediakan untuk kendaraan bermotor atau pejalan kaki. Dia meminta warga untuk tidak menggunakan area jalur rel untuk beraktivitas dan menyinggung soal adanya ancaman pidana jika membandel.

Dalam hal ini, PT KAI Daop 1 Jakarta menegaskan, tak boleh ada orang yang berada di lintasan kereta api karena sangat membahayakan, sebagaimanadinyatakan dalam pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perekeretaapian.

"Apa yang sudah dilakukan pria dalam video merupakan pelanggaran dan dapat membahayakan dirinya juga perjalanan KA. Pelanggaran terhadap pasal 181 ayat (1) berupa pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah) sebagaimana yang dinyatakan dalam pasal 199 UU 23 tahun 2007," ujar Eva.

Eva menyebut pria dalam video viral itu bergelantungan di bahu jalan rel diatas jembatan beton. "Seharusnya kesadaran warga di sini sangat penting karena memang sangat jelas bahwa jembatan tersebut bukan untuk lalu-lalang kendaraan ataupun warga," kata Eva.

"Jadi, kami kembali memohon kepada masyarakat agar dengan penuh kesadaran mengikuti ketentuan yang ada untuk keselamatan, karena jalan untuk kendaraan atau pejalan kaki sudah tersedia jadi jangan gunakan area jalur rel," sambungnya.




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA