Thursday, 13 May 2021
Temukan Kami di :
News

Polri Siagakan 8 Ribu Personel Amankan Demo di Patung Kuda-Kedubes Prancis Siang Ini

Kemungkinan kayak yang kemarin, nggak jauh beda. Kemarin itu sekitar 7.000-8.000, cuma bisa berubah. Tapi nggak terlalu siginifikan

Aisyah Isyana - 02/11/2020 08:35

Beritacenter.COM - Polri menyiapkan 8 ribu personel guna mengamankan aksi demonstrasi yang akan digelar siang ini. Rencananya, demo akan berpusat di dua titik, yakni di kawasan Patung Kuda dan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis.

"Kemungkinan kayak yang kemarin, nggak jauh beda. Kemarin itu sekitar 7.000-8.000, cuma bisa berubah. Tapi nggak terlalu siginifikan," kata Kabag Ops Polres Jakarta Pusat, AKBP Wiraga Dimas Tama, kepada wartawan, Minggu (1/11/2020).

Baca juga :

Diperkirakan jumlah massa yang akah menghadiri demo di dua titik itu sekitar 1.500 orang lebih. Wiraga menyebut massa buruh yang akan berdemo di Patung Kuda akan berkumpul sejak pukul 10.00 WIB, sementara massa di depan Kedubes Prancis selepas salat Dzuhur.

"Buruh pagi ya jam 10, jam 11. Kalau untuk di kedubes di atas jam 12 habis dzuhur," ujar Wiraga.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut pihaknya akan melakukan rekayaasa lalu lintas dengan menutup sejumlah titik jalan di sekitaran Patung Kuda. Sementara untuk aksi demo di Kedubes, akan dilakukan rekaya lalin yang sifatnya situasional.

"Kalau yang Patung Kuda seperti biasa di enam titik. Kalau di Thamrin itu situasional," ucap Sambodo.

Jika massa aksi demo di depan Kedubes Prancis terpantau ramai, maka penutupan jalur di Jalan MH Thamrin akan diberlakukan. Nantinya, kedaraan yang melintas dari arah Patung Kuda akan dibelokkan ke kiri menuju ke arah Tugu Tani.

"Nanti kalau massa sudah datang, maka jalur yang dari arah Bundaran Patung Kuda ke arah HI itu di Simpang Sarinah dibelokan ke kiri, ke arah Tugu Tani-Menteng," katanya.

Sekedar diketahui, aksi demo akan digelar para buruh yang tergabung dalam 32 konfederasi untuk menyuarakan penolakan omnibus law UU Cipta Kerja dan menuntut kenaikan upah minimum 2021. Demo akan dilakukan serentak di 24 provinsi. Senin (2/11).

"Tuntutan yang akan disuarakan adalah batalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan menuntut agar upah minimum tahun 2021 (UMP, UMK, UMSP, dan UMSK) tetap naik," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Minggu (1/11).

Tak hanya massa buruh, aksi demo juga akan digelar massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis di Jakarta Pusat. PA 212 tengah menggalang pihak-pihak yang akan berdemo pada awal pekan depan.

"Sedang digalang. Ya (PA 212) turun," kata juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Haikal Hassan saat dimintai konfirmasi, Jumat (30/10).




Berita Lainnya

Gempa 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Utara

12/05/2021 23:30 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA