Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
Politik

Raih Penghargaan Rising Star of Democracy, Bamsoet Sebut Demokrasi Indonesia Alami Pasang Surut

Lukman Salasi - 29/10/2020 13:02

BeritaCenter.COM – Teropong Democracy Award 2020 memberikan penghargaan ‘Rising Star of Democracy’ kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2020), Bamsoet menyampaikan pandangannya terkait demokrasi Indonesia dalam satu dekade ini. Bamsoet mengakui adanya pasang surut dalam demokrasi Indonesia.

"Terlepas dari pasang surut, demokrasi memastikan suksesi kepemimpinan berjalan damai. Tanpa perpecahan apalagi pertumpahan darah,” ujar Bamsoet dalam keterangannya.

Oleh Karenanya, lanjut Bamsoet, tak boleh ada makar apalagi perebutan tongkat kepemimpinan nasional yang tak sesuai konstitusi.

“Siapapun yang ingin melakukan makar, kudeta, maupun tindakan inkonstitusional, akan berhadapan dengan MPR RI sebagai Rumah Kebangsaan yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan, serta penjaga konstitusi dan keberagaman bangsa," tegasnya.

Bamsoet menjelaskan pasang surut dalam demokrasi Indonesia tercermin dari angka indeks demokrasi yang mengukur tiga aspek, antara lain kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi.

"Sebagai gambaran, Indeks Demokrasi Indonesia selama kurun waktu antara tahun 2009 hingga 2020 telah mengalami penurunan empat kali. Yakni pada tahun 2010, tahun 2012, tahun 2015, dan tahun 2016. Sedangkan pada awal Agustus 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Demokrasi Indonesia berada di angka 74,92 atau meningkat dari tahun 2019 sebesar 72,39," urai Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini mengatakan turunnya indeks demokrasi juga menunjukkan saat ini demokrasi Indonesia belum berada pada level kemapanan. Meskipun, menurutnya gambaran kondisi dan kualitas kehidupan demokrasi yang aktual tidak hanya terukur dari angka-angka.

"Namun setidaknya besaran indeks tersebut memberikan gambaran apakah kondisi kehidupan demokrasi kita semakin baik atau sebaliknya, semakin buruk," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga mengapresiasi peran media massa yang turut memberikan warna serta menjadi salah satu pilar bagi demokrasi. Ia menilai media massa tidak semata-mata menjadi institusi penyebarluasan informasi bagi public, tetapi juga merepresentasikan fungsi kontrol, fungsi kritik, sekaligus memberikan ruang bagi partisipasi publik.

"Melalui jangkauan dan tingkat aksesibilitas yang luas, media massa juga mempunyai peran strategis dalam membangun wawasan dan kedewasaan berpolitik bagi masyarakat," kata dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA