Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
Politik

PDIP soal Ganjar Teratas di Survei Pilpres : Masih Jauh, Dia Fokus Kendalikan COVID-19 di Jateng

Saya respon masalah temuan beberapa figur yang kemudian punya prospek untuk pilpres, ini kan pilpres masih jauh

Aisyah Isyana - 25/10/2020 21:22

Beritacenter.COM - Survei Indikator Politik mencatatkan nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di posisi teratas bursa capres 2024. Menyikapi hal itu, PDIP menilai posisi Ganjar bisa berada diatas karena masyarakat mengapresiasi kinerjanya dalam melakukan pengendalian pademi COVID di Jateng.

"Saya respon masalah temuan beberapa figur yang kemudian punya prospek untuk pilpres, ini kan pilpres masih jauh dan PDIP misalkan belum bergerak sama sekali lebih fokus kepada persiapan memenangkan pilkad," kata Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari, dalam hasil survei terbaru bertajuk 'Politik, Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi', Sabtu (25/10/2020).

"Jadi ini menurutku faktor yang signifikan karena ya mereka yang bekerja dengan baik untuk mengendalikan Covid itu yang kemudian dipersepsi masyarakat yang paling pantes untuk menjadi capres jadi faktor utamanya ada di situ," sambungnya.

Baca juga : Catatan PKB di 3 Tahun Anies Gubernur : Soroti soal Banjir dan Rumah DP Rp 0

Saat ini, Eva menyebut Ganjar tengah berfokus pada kinerjanya, terutama pada pengedalian COVID-19 di Jateng. Eva sendiri meyakini jika Ganjar tak ingin kinerjanya dikaitkan dengan Pilpres 2024.

"Saya melihat Ganjar memang he's doing ok, kemudian gairahnya juga bagus dan sering di media bahkan bikin punya akun-akun pribadi atau akun personal yang sangat responsif tentu dampaknya akan seperti yang dilihat di situ. Tapi menurut saya kalau kemudian mau dikapitalisasi oleh media kan kasihan Ganjar gitu lho, Ganjar bisa ada posisi yang bahaya," ujarnya.

"Jadi menurutku saya kalau dimintai teman-teman wartawan aduh jangan diganggu deh, Ganjar lagi fokus bagaimana berprestasi berkinerja yang bagus dan saya melihat tidak ada urusannya dengan pilpres tapi karena he is doing ok dan dampaknya terhadap pengendalian itu bagus di Jateng kan lumayan ya diapresiasi oleh masyarakat, tapi kan enggak ada mau diorientasikan ke pilpres, saya yakin Ganjar enggak," lanjut Eva.

Terlebih, Eva menyebut maju-tidaknya Ganjar di Pilpres atau rekomendasi maju ke Capres, merupakan bahasan internal PDIP. Untuk saat ini, jelas Eva, seluruh kader PDIP yang menjabat sebagai kepala daerah tengah berfokus bekerja di wilayah masing-masing.

Baca juga : F-PD DPRD DKI Beri Catatan di 3 Tahun Kepemimpinan Anies : Jangan One Man Show

"Ganjar tau lah wilayah di internal PDIP untuk urusan itu, tapi yang bisa dilakukan adalah bekerja sebaik mungkin, sebanyak mungkin untuk mengatasi permasalahan yang sekarang dan saya melihat Ganjar memang mendapat award berkali-kali untuk urusan pengendalian krisis menurut award dari Bappenas dari Menpan semuanya bagus, jadi menurutku ini diapresiasi," ucapnya.

"Bahaya kalau diterus-teruskan, menurutku janganlah sampai kemudian terganggu kerja untuk rakyat ini hanya karena kita ingin membuat calon terlalu dini, ini malah kasihan rakyat kalau pemimpinnya kemudian digoda untuk ini," imbuh Eva.

Sekedar diketahui, hasil Survei Indikator Politik menyatakan Ganjar Pranowo memiliki suara tertinggi yakni sebesar 18,7%, kemudian Prabowo Subianto 16,8% dan Anies Baswedan 14,4%. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan Ganjar Pranowo selalu menduduki tingkat pertama di 3 survei terakhir.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA