Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Join Bisnis Pil Heximer, Dua Pemuda Pengangguran ini Dicokok Polisi

Anas Baidowi - 25/10/2020 15:40 Salah satu tersangka saat menjalani pemeriksaan oleh tim Satresnarkoba Polres Serang

Beritacenter.COM - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang menangkap dua orang pemuda pengedar obat-obatan terlarang berjenis pil heximer, yakni PIH (19), warga Desa Warakas, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang dan AR, 21, Desa Mandaya, Kecamatan Carenang.

Keduanya ditangkap saat sedang menunggu konsumennya di jalan Desa Mandaya, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

Penangkapan berawal dari adanya laporan dari masyarakat. Mendapat laporan tersebut, tim satresnarkoba langsung bergerak ke lokasi yang disebutkan warga untuk menyergap kedua pemuda tersebut.

"Tersangka PIH dan AR berhasil diamankan tim satresnarkoba saat sedang menunggu konsumen di pinggir jalan pada Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 19.00." terang Kapolres Serang AKBP Mariyono, Minggu (25/10/2020).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 285 butir pil heximer dan uang hasil penjualan sebanyak Rp150 ribu.

"Saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapatkan barang bukti 285 butir serta uang hasil penjualan obat sebanyak Rp150 ribu," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, Mariyono menjelaskan bahwa awalnya mereka hanya sebagai pemakai. Namun karena tergiur dengan keuntungan yang didapatkan, mereka akhirnya ikut berkecimpung dalam bisnis haram tersebut.

"Awalnya kedua tersangka ini hanya sebagai pemakai namun karena tidak bekerja dan tergiur keuntungan yang besar, akhirnya menjadi pengedar." ucap Mariyono.

"Akibat perbuatannya, keduanya terancam hukuman maksimal 15 tahun sesuai Pasal 196 jo Pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan," tambah Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Trisno Tahan Uji.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA