Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Berhasil Ditangkap, Perusuh Demo Pengeroyok Polisi Berstatus Pelajar-Pengangguran

Aisyah Isyana - 21/10/2020 20:15

Beritacenter.COM - Sebanyak enam pelaku pengeroyokan dan penjarahan barang terhadap anggota polisi, berhasil dibekuk personel gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat. Para pelaku itu diketahui ada yang berstatus pelajar hingga pengangguran.

"Jadi memang para pelaku ini ada di bawah umur, ada yang masih sekolah, tapi juga ada yang pengangguran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

Baca juga :

Dalam kasus ini, Yusri memastikan penanganan hukum terhadap pelaku yang masih dibawah umur akan berbeda. Menurutnya, pelaku pelajar atau dibawah umur ditahan di sel khusus.

"Aturan memang untuk anak di bawah umur ada perbedaan dengan orang yang dewasa. Yang kita anggap di bawah umur itu yang 18 tahun ke bawah. Kemudian ada aturan dalam UU Perlindungan Anak, harus didampingi Bapas, tempatnya pun khusus," ujar Yusri.

Sekedar diketahui, anggota poisi dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berinisial AJS, menjadi korban pengeroyokan oleh enam perusuh demo omnibus law UU Cipta Kerja di Jakarta Barat. Selain dikeroyok, barang-barang milik AJS dan kartu tanda anggota (KTA) Polri miliknya juga ikut dirampas para pelaku.

"Pertama adalah MRR, dari hasil keterangan memang mengakui dia memukuli tiga kali, kemudian mengambil handphone," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (21/10).

"Jadi, setelah melakukan pemukulan, diambil handphone dan ada beberapa yang lain yang diambil, termasuk kartu pengenal anggota itu juga diambil oleh yang bersangkutan," imbuh Yusri.

Adapun keenam pelaku itu, yakni MR (21), SD (18), dan MF (17), yang berperan mengeroyok korban. Sementara tiga pelaku lainnya, yakni Y (29), AIA (25), dan FA (24), berperan sebagai penadah. Dari keenam pelaku, dua diantaranya masih dibawah umur. Polisi saat ini tengah memburu dua pelaku lainnya yang masih belum ditangkap.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA