Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Opini

GAK BAKALAN KUAT NGELAWAN JOKOWI

Indah Pratiwi Budi - 16/10/2020 19:07

Kita tahu selama Jokowi memimpin Indonesia kenyamanan para bangsawan salah jalan jadi tertahan. Lihatlah kekuatan mereka sejak melengserkan Habibie, Gusdur.

Habibie ditolak laporan pertanggung jawabannya, Gusdur di makzulkan denga fitnah luar biasa. Kalau Mega itu cuma gimmick saja, jeda waktu menunggu barang baru stok lama.

Doi memerintah dua priode, semua kembali senyap, kegusaran rakyat diamankan dengan kepura-puraan, subsidi dilanjutkan, model pemerintahan Orba dijelmakan kali kedua setelah jeda hanya 6,5 tahun saja.

Hal itu menandakan kaderisasi Orba merata dan tertata, faktanya Cendana dan Cikeas itu sama saja. Duplikasi yang presisi.

Makanya kehadiran Jokowi tak bisa mereka terima, jadilah rencana pemakzulan yang makin terbuka, mereka under estimated, mereka kira Jokowi pemimpin kawe kawe. Jokowi itu petarung mas. Dia tidak mengumbar jabnya, dia pakai upper cut yg meremukkan dagu lawannya.

Kau pakai obor rakyat, padam. Pakai lebaran kuda, lari. Terus ini mau coba nakut-nakuti pakai apalagi. Basi tau !

Kemenangan Jokowi pada priode kedua dengan angka 55% itu menandakan bahwa gayanya dan prilakunya makin disukai rakyatnya. Ini sebuah energi dan kekuatan nyata bahwa kebenaran yang dijalankan makin menyadarkan rakyat bahwa Indonesia butuh pemimpin sejati, bukan pemimpin yang sakit hati, sudah mantan kok malah rentan. Kerjanya baperan, bukannya menikmati pensiun sebagai negarawan, eh malah ikut politik murahan kelas lesehan.

Presiden itu jabatan Mbah bukan warisan, jadi jangan paksakan anak cucumu untuk bisa dapat kesempatan yang sama, apalagi pakai maksa. Manalah mungkin Tuhan mengizinkan negeri halaman surga ini diurus anak bau ingus.

JOKOWI ITU PILIHAN KAMI..ups KITA, JANGAN COBA KELABUI KAMI DENGAN CARA DAN GAYA YANG BASI.
TAFAKKURLAH SEBELUM TERSUNGKUR !! JANGAN BAPER LAGI, LEBAYYYY...




Berita Lainnya

BILA PAK SYAM JADI DITANGKAP

21/10/2020 17:05 - Anas Baidowi

RAHASIA JOKOWI MEREDAM PARA PEMBENCINYA

21/10/2020 08:50 - Indah Pratiwi Budi

KETIKA MALAYSIA JADI KADRUN

20/10/2020 10:23 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA