Thursday, 29 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Sudin Pendidikan Jaksel Terapkan Absen 3 Kali, Monitor Pelajar Agar Tak Demo

Aisyah Isyana - 16/10/2020 14:30

Beritacenter.COM - Para pelajar yang terlibat dalam demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja, kebanyakan datang bukan untuk menyuarakan asprasi mereka. Sebagian besar mereka diduga ikut demo untuk membuat kericuhan.

Menyikapi hal itu, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan akan menerapkan absen virtual dan memberikan tugas tambahan ke para siswa. Para siswa akan diwajibkan untuk absen pagi, siang dan sore.

Baca juga :

"Absennya pagi, siang dan sore. Absen dengan waktu tersebut kan tentunya terbatas harus di rumah," kata Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Joko Soegiarto kepada wartawan di Polres Jaksel, Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2020).

Tak hanya itu, pihak sekolah juga akan meminta melakukan pertemuan secara virtual dan intens dengan murid dan orangtua murid. Dengan begitu, selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) anak-anak akan dalam pengawasan orangtua masing-masing.

"Kemudian, kita berikan informasi juga ke sekolah agar disampaikan kepada ortu murid masing-masing, karena kita pun berpesan agar sekolah itu ada pertemuan secara virtual, untuk SMP berarti kelas 7,8,9 untuk yang SMA 10,11,12 perwakilan ortu murid dan anak-anak semuanya. Artinya terjadi diskusi antara pihak sekolah dan ortu murid," jelasnya.

Selain itu, Joko juga memastikan para pelajar akan diberikan tugas tambaha selama PJJ, guna menambah kesibukan mereka. "Kemudian ada juga tugas tambahan yang dilakukan di atas jam 13.00 WIB sampai selesai. Tugas itu juga disampaikan ke gurunya," ujar Joko.

Sementara itu, Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus menyambut baik upaya Sudin Pendidikan Jakarta Selatan dalam mengontrol para pelajar. Sebaliknya, Polres Jaksel akan memberikan feedback informasi soal demo ke pihak sekolah H-1 sebelum aksi, dengan begitu sekolah dapat memonitoring para pelajar lebih awal.

"Kita sepakat ke depan mulai hari ini juga digiatkan lagi ya Pak Joko, nanti dijelaskan lagi seperti apa konsep dari Sudin itu melakukan pencegahan pada siswa di Jaksel. Kami hanya berharap kerja sama ke depan lebih ditingkatkan," kata Antonius.

"Kita H-1 kita akan beritahu Sudin besok akan ada kegiatan unjuk rasa demo. Dari Sudin akan segera memberitahu sekolah-sekolah sampai ke ortu untuk diberi tugas dari sekolah dan diberikan absen pagi, siang, sore," sambungnya.




Berita Lainnya

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta

29/10/2020 07:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA