Thursday, 29 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Massa Demo BEM-SI Tolak Omnibus Law Akan Dipusatkan di Patung Kuda

Aisyah Isyana - 16/10/2020 12:58 Ilustrasi

Beritacenter.COM - Aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja akan digelar aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) siang ini. Massa demo BEM SI akan dipusatkan atau bertemu di titik kumpul di Patung Kuda Arujuna Wijaya, Jakarta Pusat.

"(Pusat konsentrasi massa) di Patung Kuda," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Baca juga : 

Pantauan dilokasi, ruas Jalan Medan Merdeka Barat ke arah Istana telah ditutup sebagian. Lalu lintas akan ditutup total jika massa demo telah berkumpul di lokasi digelarnya demo.

"Jalur masih dibuka, nanti aksi mulai baru ditutup," kata Heru.

Sementara itu, Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Remy Hastian mengklaim ada sebanyak 1.000 massa aksi yang turut serta dalam demo tersebut. Menurutnya, jumlah massa kali ini tidak lebih banyak dari demo 8 Oktober lalu.

"Sekitaran 1.000 [massa aksi]. Enggak lebih banyak dari tanggal 8 Oktober [5.000 massa aksi]," jelas Remy seperti dilansir Tirto, Jumat (16/10/2020).

Pria yang juga menjabat Ketua BEM UNJ itu memastikan aksi demo akan berjalan damai dan lepas dari semua tindakan kekerasan, sebagai wujud dari gerakan intelektual dan moral mahasiswa Indonesia.

Sekedar diketahui, aksi demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja rencananya akan digelar hari ini, sekira pukul 13.00 WIB, Jum'at siang. Demo ini digelar guna menyarakan soal penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang disahkan DPR.

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia wilayah Jabodetabek-Banten menyatakan akan kembali turun aksi menyuarakan pencabutan atas UU Cipta Kerja dan kembali menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan wakil rakyat," ujar Koordinator Wilayah BEM Se-Jabodetabek-Banten Aliansi BEM Seluruh Indonesia Bagas Maropindra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2020).




Berita Lainnya

BMKG Prediksi Cuaca di Jakarta

29/10/2020 07:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA