Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
News

100 Preman Dari Luar Jakarta Dibayar Sebagi Perusuh Demo Cipta Kerja

Anas Baidowi - 11/10/2020 08:26

Beritacenter.COM - Kodam Jaya bersama Polri mengamankan massa demontrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja. total orang yang diamankan sekitar 100 orang yang datang dari luar Jakarta.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan, orang-orang yang diamankan sebelum demo dimulai.

"Jumlahnya seratus lebih. mereka dari Subang, Banten, Tangerang, dan Pamanukan, itu saja. Tapi kan itu yang kami amankan sebelum demo mulai," ujar Dudung, Sabtu (10/10).

Ia menjelaskan, orang-orang yang mereka amankan bukanlah seorang mahasiswa, bukan pelajar ataupun buruh, melainkan preman. Kepada pihak TNI mereka mengaku dibayar untuk mengikuti demo.

"Itu orang-orang nggak sekolah semua rata-rata. Bukan, kalau buruh malah nggak ada justru mereka pengangguran, preman-preman. Dia itu di WA group-nya dijanjikan akan dikasih uang setelah demo selesai," jelasnya.

Pihaknya pun menanyakan kepada preman tersebut, siapa yang menggerakkannya. Mereka mengaku tidak ikut ke Jakarta.

"Mereka tidak menjelaskan, cuman mereka katakan tidak ikut ke sini, kan kurang ajar tuh, yang gerakin malah tidak bergerak," lanjutnya.

Dudung menduga penggerak para preman sengaja memberi uang sesuai demonstrasi agar saat menjalankan aksinya, para preman kelaparan. Dalam kondisi lapar, Ia berpendapat, seseorang akan terpancing berbuat anarki.

"Untuk besarannya saya nggak tahu. Cuman di dompet itu ada yang kosong, ada yang cuma Rp 10 ribu. Kasihan itu mereka itu. Memang dibuat lapar mereka kan, biar anarkis. Keterangan lebih lanjut kan lagi diselidiki Polda," tuturnya.

Para premana yang diamankan pihak TNI diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk ditangani lebih lanjut. Hingga saat ini belum diketahui siapa penggerak para preman tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA