Friday, 23 Oct 2020
Temukan Kami di :
Opini

PRESIDEN JOKOWI DAN BURUH

Indah Pratiwi Budi - 10/10/2020 09:07

RUU Omnibus Law Cipta Kerja telah sah menjadi UU, pro dan kontra terjadi, hoaxpun bertebaran, ketua buruhpun menyerukan menolak Omnibus Law Cipta Kerja tsb dan buruh diperintahkan mogok massal 3 hari yg katanya jutaan teryata tdk terbukti segitu jumlahnya, Kapolri resmi menyatakan tdk memberi ijin demo buruh tetapi tetap aja ada demo.

Omnibus Law Cipta Kerja ini gabungan dari 79 UU yg terdiri dari 11 kluster dan 1244 pasal.
Pertanyaannya sekarang : Apakah para buruh, mahasiswa yg berdemo, buruh yg mogok kerja telah membaca UU Omnibus Law yg katanya merugikan mereka dan yg diuntungkan pengusaha ?

Kita tdk yakin mereka telah membaca dan memahaminya, atau bahkan mereka sama sekali tdk tahu dan hanya berdasarkan omongan dan perintah pimpinannya saja yg bilang merugikan buruh lalu langsung percaya saja, bisa juga mereka kemakan hoax ttg UU Omnibus Law Cipta Kerja yg banyak bertebaran dimedsos, atau apakah ada kepentingan politik ?

Saya tidak generalisasi, masih banyak buruh yg cerdas yg tdk mau ikut mogok kerja dan demo, mereka berpikiran luas dan tdk bisa diprovokasi.


Lebih bijak jika para buruh tdk setuju dgn UU Omnibus Law Ciptaker maka gugatlah ke MK, dari pada demo dan mogok kerja di masa pandemi covid-19 ini, sangat tidak bijak.


Apakah dgn UU Omnibus Law ini berarti Presiden Jokowi tdk pro rakyat kecil, tidak pro buruh, tetapi pro pengusaha ?


Apakah Presiden Jokowi selalu kedepankan rakyat dlm bekerja ? Apakah Presiden Jokowi tdk peduli dan kejam kpd rakyat kecil, kepada buruh ?

Sebelum berteriak dan memvonis seperti itu, sebaiknya pelajarilah dulu kepemimpinan Presiden Jokowi mulai dari Wali Kota dan bagaimana perlakuan Presiden Jokowi kpd rakyat kecil, kepada buruh. Lihatlah fakta dan data sewaktu Presiden Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, sewaktu Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta bagaimana perlakuan Jokowi kepada para buruh dan berikut ini secara singkat bagaimana perlakuan Jokowi kpd buruh sewaktu beliau menjadi Gubernur DKI JKT.

Hanya Jokowi satu2nya kepala daerah yang menaikan upah buruh hingga 44% , itu terjadi pada saat Jokowi menjadi Gubernur Jakarta.
Selama berpuluh2 tahun di Indonesia kenaikan upah buruh hanya berkisar 10% saja pertahunnya karena mengikuti angka inflasi, namun pada th 2012 pada saat Jokowi menjadi Gubernur Jakarta, Jokowi menetapkan upah 2013 naik diluar kebiasaan dari Rp.1.53 juta menjadi 2,2 juta atau sekitar 44% , dan kenaikan upah buruh 44% tsb mendapat perlawanan dari beberapa pengusaha yg memprotes Jokowi, tetapi Jokowi tdk gentar dan memberikan data kepengusaha bahwa upah buruh sudah 5 tahun tidak pernah naik dan pengusahapun kalah.

Pada tahun berikutnya Jokowi menaikan lagi upah buruh sekitar 11% dari tahun sebelumnya, kenaikan ini kemudian dijadikan acuan dan diikuti oleh seluruh provinsi.
Pada 4 Nov 2013 pd saat Jokowi masih menjadi Gubernur, Jokowi mengatakan Pemprov DKI telah menyediakan bantuan dibidang kesehatan dan pendidikan serta akan menyediakan rumah murah bagi buruh, KJS
( Kartu Jakarta Sehat ) sudah bisa mengurangi pengeluaran, KJP ( Kartu Jakarta Pintar ) juga untuk anak buruh, kemudian perumahan juga bisa mengurangi pengeluaran.
Kisah singkat kebijakan Jokowi terhadap buruh sewaktu Jokowi menjadi Gubernur adalah Jokowi selalu kedepankan rakyat dalam bekerja.

Sewaktu Jokowi menjadi Gubernur DKI JKT upah buruh dinaikan 44% dan tahun berikutnya sekitar 11 % , pada waktu itu apakah buruh berterima kasih atau tidak ? Ada yg berterima kasih dan ada juga yg tidak. Malah ada yg demo minta dinaikan lebih tinggi lagi, padahal harusnya berterima kasih karena 5 tahun tidak pernah naik.
Jadi jelas Presiden Jokowi selalu kedepankan rakyat kecil dalam bekerja dan tdk mungkin membuat UU untuk membunuh rakyatnya sendiri.

Ada buruh yg tdk mengerti apa2 tapi mau diajak demo, mudah terprovokasi dan mudah termakan hoax dan ada buruh yg cerdas yg tdk mau diperalat politik, tidak mau diajak demo, tdk mau diajak mogok kerja, tdk terprovokasi dan tdk termakan hoax.
Jadilah buruh yang cerdas dan jangan mau dibodohi, Presiden Jokowi itu tidak mungkin menzalimi rakyatnya, Presiden Jokowi itu selalu kedepankan rakyat kecil dalam bekerja.

SALAM DAMAI.
ROF SIN.




Berita Lainnya

MEMANAS RI DENGAN MALAYSIA

22/10/2020 13:36 - Indah Pratiwi Budi

Jokowi Senyapkan Langkah Lawan

22/10/2020 08:17 - Indah Pratiwi Budi

BILA PAK SYAM JADI DITANGKAP

21/10/2020 17:05 - Anas Baidowi

RAHASIA JOKOWI MEREDAM PARA PEMBENCINYA

21/10/2020 08:50 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA