Thursday, 22 Oct 2020
Temukan Kami di :
Ekonomi

Menteri Teten: UU Cipta Kerja Akan Perkuat UMKM dan Koperasi di Indonesia

Anas Baidowi - 07/10/2020 21:15 Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki

Beritacenter.COM - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki mengatakan bahwa selama ini usaha mikro UMKM terkendala masalah perizinan usaha, dimana perizinan UMKM disamakan dengan usaha dengan skala besar.

Dengan diterbitkannya UU Cipta Kerja, Teten menilai UMKM akan lebih mudah untuk mendapatkan izin usahanya.

"Perizinan yang selama ini UMKM disamaratakan dengan usaha besar sehingga kesulitan dalam mengurus perizinan sekarang kita permudah hanya dalam bentuk pendaftaran," kata Menteri Teten dalam Konferensi Pers Penjelasan UU Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020).

Melihat dari sistem yang telah diterapkan di sejumlah negara, Menteri Teten mengatakan bahwa UMKM mestinya bermitra dengan usaha yang sudah besar. Hal itu untuk menciptakan ekosistem yang suportif serta mendorong UMKM untuk turut tumbuh. Beberapa keuntungan tersebut juga difasilitasi oleh UU Cipta Kerja.

"Ada insentif bagi kemudahan usaha menengah dan besar yang bermitra dengan usaha mikro. Kemitraan memang kita dorong antara pelaku UMKM dengan pelaku usaha besar karena dari catatan pengalaman di dalam negeri dan di banyak negara di luar adalah bahwa UMKM yang bisa tumbuh besar adalah UMKM yang bermitra dengan usaha besar. Di mana sistem produksinya terintegrasi dengan usaha besar sebagai supplier bahan baku, supplier barang setengah jadi, spare part dan lain sebagainya," jelasnya.

Dengan diterapkannya sistem tersebut, Menteri Teten yakin sektor UMKM akan mampu untuk turut tumbuh dan mampu menyerap tenaga kerja dengan jumlah besar.

"Kami yakin bahwa dengan undang-undang Cipta kerja ini maka nanti kemampuan UMKM untuk menyerap lapangan kerja ini akan semakin besar. Jadi bagi kami ini sangat positif dan saya kira akan memperkuat UMKM dan koperasi di Indonesia," kata dia.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA