Wednesday, 21 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Mengaku Salah soal Dangdutan, Waket DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi, TNI-Polri, dan Masyarakat

Karena sudah isu nasional, kami secara pribadi sekaligus sebagai sohibul hajat meminta maaf setulus-tulusnya khususnya kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Haji Insinyur Jokowi dan TNI Polri khususnya Resor Kota Tegal dan jajaran Polda Jateng yang secara respons proses secara profesional

Aisyah Isyana - 30/09/2020 23:15

Beritacenter.COM - Pasca heboh digelarnya konser dangdut ditengah pandemi COVID-19 di Tegal, Jawa Tengah, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo, selaku penyelenggara menghaturkan permohonan maaf ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Wasmad yang saat ini berstatus sebagai tersangka, memastikan akan kooperatif menjalani proses hukum.

"Karena sudah isu nasional, kami secara pribadi sekaligus sebagai sohibul hajat meminta maaf setulus-tulusnya khususnya kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Haji Insinyur Jokowi dan TNI Polri khususnya Resor Kota Tegal dan jajaran Polda Jateng yang secara respons proses secara profesional," kata Wasmad usai diperiksa di Mapolda Jateng, Rabu (30/9/2020).

"Kami sampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jateng dan Kota Tegal," sambungnya.

Baca juga : Soal Konser Dangdut di Tegal, Kapolri : Tak Perlu Tunggu Ayam Berkokok, Kapolseknya Saya Copot!

Wasmad juga memastikan akan kooperatif mengikuti proses hukum dan siap menerima apapun hasil dan sanksi yang diberikan. "Kami akan ikuti proses yang berjalan, agar persoalan cepat selesai sehingga masyarakat tahu (penanganan) kejadian ini tidak ada tebang pilih," ujarnya.

Sementara soal hasil swab test yang digelar pasca acara hajatan dan konser dangdut pada 23 September, Wasmad memastikan jika hasil rapid test maupun swab anggota keluarganya non-reaktif.

"Kami kemarin pasca habis hajatan kami berusaha meminta di-rapid dan swab, jumlah keluarga kami enam termasuk menantu. Beserta panitia dan sebagian undangan sudah di-rapid dan swab sudah dinyatakan nonreaktif," jelas Wasmad.

Sekedar diketahui, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus konser dangdut di Polda Jawa Tengah hari ini. Selama 5 jam pemeriksaan, Wasmad dicecar 56 pertanyaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng.

"Hari ini pemeriksaan tersangka, kita memberikan pertanyaan kepada tersangka, ada 56 pertanyaan yang dikaitkan ke unsur pasal dan keterangan dari saksi-saksi," kata Direskrimum Polda Jateng Kombes Wihastono Yoga Pranoto kepada wartawan, Rabu (30/9).

Menurutnya, tersangka sudah mengakui perbuatannya terkait konser dangdut dan dijerat Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.

"Yang bersangkutan mengakui bahwa melakukan pelanggaran atau mengabaikan untuk tidak melakukan atau menggelar konser," jelasnya.




Berita Lainnya

Hina NU, Gus Nur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

21/10/2020 19:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA