Sunday, 25 Oct 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Penolakan Terhadap KAMI Si Pembuat Gaduh

Lukman Salasi - 29/09/2020 17:25

BeritaCenter.COM – Acara ‘deklarasi’ Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya Senin kemarin mendapat penolakan keras dari arek-arek Surabaya. Acara KAMI pun akhirnya dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Mereka yang menolak dari berbagai elemen yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Tetap Aman (KITA). Mereka membawa sejumlah poster bertuliskan penolakan terhadap KAMI. ‘Tolak KAMI’. ' Indonesia milik kita bukan KAMI' dan ' Tolak Pembuat gaduh’.

"Hari ini arek-arek Suroboyo yang tergabung dalam KITA (Koalisi Indonesia Tetap Aman) menghalau gerakan-gerakan inkonstitusional. Arek-arek Suroboyo, wong Suroboyo berkewajiban untuk menghalau mereka," teriak salah satu koordinator aksi Yanto Banteng.

Acara KAMI yang dihadiri Gatot Nurmantyo sebagai salah satu deklarator itu akhirnya dibubarkan aparat kepolisian. Alasannya karena adanya pandemi covid-19. Jadi tidak boleh ada kerumunan atau kegiatan yang memancing kerumunan.

"Kelompok aliansi yang tadi berkumpul itu kita lakukan proses penghentian kegiatannya. Tergabung di dalam kelompok gugus tugas. Karena kita tahu betul situasi saat ini kan Jatim masuk bagian perhatian secara nasional untuk pandemi COVID-19. Dalam penggeloraan kegiatannya, Jatim sedang menggelorakan kegiatan sosialisasi, edukasi preventif sampai dengan operasi yustisi, dengan penindakan dan penegakan hukum terkait kerumunan," tutur Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim, Senin (28/9/2020).

Selain itu, kata Truno, acara KAMI sebenarnya tak mendapatkan izin. Pihak KAMI baru meminta izin ke polisi dua hari sebelum acara.

Perlu diketahui, acara KAMI mendapat penolakan tidak hanya terjadi di Surabaya. Di beberapa tempat lainnya juga mendapat penolakan karena KAMI dinilai kelompok pembuat gaduh dan politis.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA