Saturday, 06 Mar 2021
Temukan Kami di :
News

PHRI Minta Restoran Diperbolehkan Dine In Saat PSBB, Pemprov DKI: Taati Pergub

Baharuddin Kamal - 28/09/2020 14:53 Plt Kadisparekraf DKI Gumilar Ekalaya.

Beritacenter.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI angkat bicara terkait permintaan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tentang kelonggaran supaya restoran bisa melayani dine in dengan alasan sudah mematuhi protokol kesehatan.

"Ya ini kan kita sudah ada Pergubnya, Pergub 88 kan jelas, dan nggak mungkin kita dinas pariwisata tidak sesuai dengan pergub, harus menaati pergubnya saja," kata Plt Kadisparekraf DKI Gumilar Ekalaya, ketika dihubungi, Senin (28/9/2020).

Gumilar menjelaskan, Pergub yang saat ini sedang diberlakukan yakni No 88 tahun 2020 yang berisi tentang aturan pengetatan kebijakan PSBB termasuk pelarangan rumah makan melayani dine in.

"Jadi kan kalo kita lihat ke Pergub 88 itu kan memang PSBB yang sejak tanggal 14 September kemarin ada pengetatan, memang sebelumnya PSBB transisi kan boleh buka, untuk yang dine in. dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Gumilar.

"Nah dengan keluarga Pergub 88 itu semua yang kita bolehkan maka diperketat lagi, yang tadinya dine in boleh, akhirnya diperketat lagi, jadi kembali hanya menerima take away ataupun delivery service," lanjutnya.

Menurut dia, Pemprov DKI akan mengubah kebijakan tersebut bila nantinya keadaan di Jakarta sudah mulai kondusif virus Corona (Covid-19). Dia meminta para pelaku usaha untuk mengerti.

"Ya mudah-mudahan apabila kondisi di Jakarta sudah semakin kondusif, penyebaran juga sudah menurun, artinya dari pihak pemprov juga akan melonggarkan kembali, apa saja yang dilonggarkan ya tentu saja itu ada tim yang memang akan membahas tentang ini," tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Wakil Ketua Umum PHRI Bidang Restoran Emil Arifin meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi kelonggaran buat restoran di tengah PSBB ketat yang kini diperpanjang hingga 11 Oktober.

"Kalau (PSBB) diperpanjang sih permohonan kita bolehlah tapi yang sudah menerapkan protokol COVID boleh beroperasi seperti PSBB transisi, bisa makan di tempat (dine in) karena kita sudah menerapkan protokol COVID. Jadi dine in itu harusnya boleh," kata dia, Minggu (27/9).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA