Wednesday, 21 Oct 2020
Temukan Kami di :
News

Pendeta Yeremias Zanambani Tewas, Begini Tanggapan Cepat dari Salah Satu Mantan Komisioner Kompolnas...

Alat bukti yang cukup tidak bisa hanya dari keterangan saksi saja. Saksi juga tdk bisa yang tdk melihat langsung, mendengar langsung, merasakan langsung dan mengalami langsung kejadian.

Sari Intan Putri - 27/09/2020 20:44

Beritacenter.COM - Indonesia memang wajib menolak tegas tuduhan tidak berdasar Vanuatu yang tanpa didukung fakta terverifikasi.

Aparat penegak hukum Indonesia dengan serius sedang dan masih melakukan penyelidikan menyeluruh atas tindak kejahatan tersebut.

Alat bukti yang cukup tidak bisa hanya dari keterangan saksi saja. Saksi juga tdk bisa yang tdk melihat langsung, mendengar langsung, merasakan langsung dan mengalami langsung kejadian.

Pembuktian harus berdasar kepada Scientific Investigation, artinya harus berdasarkan kaidah kaidah ilmiah. Tidak bisa hanya tuduhan dari verbal yang katanya saksi. Tidak bisa hanya Asumsi.

Disisi lain, penyidikan harus dilaksanakan oleh mereka yang berwenang dalam jurisdiksi hukum di Indonesia, yaitu Polri. Selain itu karena ini kasus yang mendapat perhatian publik bahkan dunia Internasional, maka penyidikan harus dilakukan secara transparan dan “telanjang” tanpa meninggalkan kaidah kaidah Keterbukaan Informasi yang berlaku universal.

Dalam rangka Scientific Inventigation minimal kegiatan yang perlu dilakukan dalam penyidikan adalah:

1. Olah TKP berikut Tindakan Forensic thd TKP;
2. Uji balistik;
3. Otopsi jenazah;
4. Tindakan Forensic thd peralatan terkait dan benda disekitar;
5. Rekonstruksi;
6. Pemeriksaan Forensic Psikologi thd yg mengaku sebagai saksi. Tindakan serupa juga perlu dilakukan kepada terduga berikut pemeriksaan menggunakan lie detector dan uji DNA;
7. Penyidikan dan pemenuhan Alat Bukti yg objektif;

Apabila ternyata dugaan dan penyidikan menyangkut instansi lain, maka penyidikan perlu dilakukan secara terpadu, tdk hanya oleh satu instansi saja.

Jika salah satu bahkan beberapa tindakan tersebut tidak dapat dilakukan, maka tidak ada alasan untuk menuduh Indonesia bertanggungjawab atau bahkan dituduh sbg pelaku sebagaimana disampaikan Vanuatu.

Andrea H Poeloengan
Restorative Justice Facilitator dan Certified Mediator
Praktisi Hukum dan Anggota Mahupiki
Mantan Komisioner Kompolnas 2016-2020




Berita Lainnya

Hina NU, Gus Nur Dilaporkan ke Bareskrim Polri

21/10/2020 19:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA